PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN BERAGAMA (PENELITIAN KUANTITATIF KEPADA SISWA SMP PLUS AL-AITAAM BANDUNG)

Main Article Content

Muhammad Mirwan M Didin Wahidin Wiwik Dyah Aryani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji data-data empirik terkait pengaruh pendidikan agama Islam terhadap kedisiplinan beragama peserta didik SMP Plus Al-Aitaam Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode survey. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif dan sangat signifikan antara pendidikan agama islam dalam keluarga terhadap kedisilinan beragama dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,536 dan koefisien determinasi (R2)=0,2873. Artinya pendidikan agama islam dalam keluarga dapat mempengaruhi kedisiplinan beragama sebesar 28,7%. Sedangkan arah pengaruh ditunjukan dengan melalui persamaan regresi Ŷ = 37,496 + 0,315 X1 artinya setiap peningkatan 1 unit skor pendidikan agama islam akan mempengaruhi peningkatan skor kedisiplinana beragama sebesar = 0,315. Kedua, Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya religius sekolah terhadap kedisiplinan beragama dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,381 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,1452. Artinya budaya religius sekolah dapat mempengaruhi kedisiplinan beragama sebesar %. Sedangkan arah pengaruh ditunjukan dengan melalui persamaan regresi Ŷ = 37,496 + 0,091 X2 artinya setiap peningkatan 1 unit skor budaya religius sekolah akan mempengaruhi peningkatan skor kedisiplinan beragama sebesar = 0,091. Ketiga, Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan agama islam dalam keluarga dan budaya religius sekolah secara bersama-sama terhadap kedisiplinan beragama dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 29,8 %. Implikasi dari kesimpulan diatas adalah karena kedisiplinan beragama dapat ditentukan melalui pendidikan agama Islam dalam keluarga dan budaya religius sekolah sehingga perlu dipupuk kerjasama antara sekolah dengan keluarga dalam pembinaan kedisiplinan beragama agar terwujud kepribadian anak yang berdisiplin melalui program-program budaya religius yang ada disekolah.

Article Details

How to Cite
[1]
M. Mirwan M, D. Wahidin, and W. Aryani, “PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN BERAGAMA (PENELITIAN KUANTITATIF KEPADA SISWA SMP PLUS AL-AITAAM BANDUNG)”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 10, no. 3, pp. 533-538, Aug. 2022.
Section
Artikel

References

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2015). Penelitian pendidikan matematika. Bandung: PT Refika Aditama, 2(3).
Muhaimin. (2001). Paradigma Pendidikan Islam, Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Shochib, M. (2010). Pola Asuh Orang Tua (dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri sebagai Pribadi yang Berkarakter), Jakarta: Rineka Cipta
Suharto, T., & Shaleh, A. Q. (2006). Filsafat Pendidikan Islam. AR-ruzz.
Suharsono, Y. M. (2001). Melejitkan IQ, IE & IS. Jakarta: Inisiasi Perss.
Syihab, Q. dkk. (2008). Syamil Al-Qur’an Terjemahnya, Bandung: CV Haekal Media Center.