PERAN GURU DALAM UPAYA PENANGANAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA
Main Article Content
Abstract
Reaksi gugup, tegang ataupun reaksi kecemasan lainnya yang terjadi secara intens akan memunculkan terjadinya gangguan kesehatan mental berbasis kecemasan atau gangguan kecemasan. Ketika siswa merasa tertekan, akan memicu rasa takut, putus asa, dan situasi yang tidak dapat dikendalikan. Penelitian dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui dan menjelaskan peran guru dalam upaya menangani kecemasan akademik yang dialami oleh para siswa. Metode penelitian yang digunakan berupa scoping review. Penerapan situasi didaktis, discovery learning, layanan bimbingan konseling kelompok, dan teknik disensitiasi sistematis dapat membantu siswa dalam mengurangi kecemasan yang dialaminya. Lingkungan kondusif yang diciptakan oleh guru dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kesehatan mental siswa.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Conner, J. O., Miles, S. B., & Pope, D. C. (2014). How many teachers does it take to support a student?: Examining the relationship between teacher support and adverse health outcomes in high-performing, pressure-cooker high schools. The High School Journal, 98(1), 22–42. https://doi.org/10.1353/hsj.2014.0012
Dacholfany, M. I., Retno W, B., Havidotinnisa, S., & Harini, H. (2023). Classroom management and teacher intervention can reduce student anxiety levels. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 219–226. https://doi.org/10.32806/jkpi.v4i2.1
Darwanto, D. (2022). Upaya mengatasi kecemasan peserta didik dalam menghadapi ujian sekolah melalui penerapan teknik layanan bimbingan kelompok. Journal of Social Studies Arts and Humanities (JSSAH), 2(2), 090–094. https://doi.org/10.33751/jssah.v2i2.6182
Farrasia, F., Safira, D., Hairul, S., Ramadhani, S. P., & Yulandari, Z. A. (2023). Tingkat kecemasan akademik pada siswa ditinjau dari perbedaan gender. Educate : Journal Of Education and Learning, 1(2), 49–57. https://doi.org/10.61994/educate.v1i2.319
Febriati, S., & Naqiyah, N. (2023). Layanan konseling individu untuk menangani kecemasan matematika siswa smp. Jurnal BK UNESA, 13(2), 130–137.
Hastuti, W. H., & Yoenanto, N. H. (2019). Pengaruh self-regulated learning, kecemasan matematika, dukungan sosial guru matematika, dan dukungan sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar matematika siswa smp negeri “x” Surabaya. Jurnal Psikologi Integratif, 6(2), 116–130. https://doi.org/10.14421/jpsi.v6i2.1524
Kaur, V., Grewal, Dr. K. K., & Saini, Dr. S. (2021). Correlates of academic anxiety among adolescents. Journal of Psychology and Political Science, 12, 10–14. https://doi.org/10.55529/jpps.12.10.14
Maningrum, R. A., & Syarafuddin, H. M. (2019). Pengaruh teknik role playing terhadap kecemasan belajar pada siswa kelas viii di smpn 2 Praya Kabupaten Lombok Tengah. Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(2). https://doi.org/10.33394/realita.v4i2.2169
Nag, K., Ghosh, B., Datta, A., Karmakar, N., & Bhattacharjee, P. (2019). A cross-sectional study on the prevalence of anxiety among school students in Teliamura municipality area of Tripura. Indian Journal of Psychiatry, 61(5), 491. https://doi.org/10.4103/psychiatry.IndianJPsychiatry_415_18
Oktawirawan, D. H., & Kristiyanti, B. (2024). Kawan dalam keberagaman: Realitas hubungan pertemanan beda agama di Indonesia. Jurnal EMPATI, 13(2), 54–64. https://doi.org/10.14710/empati.2024.43412
Peters, M. D. J., Marnie, C., Tricco, A. C., Pollock, D., Munn, Z., Alexander, L., McInerney, P., Godfrey, C. M., & Khalil, H. (2020). Updated methodological guidance for the conduct of scoping reviews. JBI Evidence Synthesis, 18(10), 2119–2126. https://doi.org/10.11124/JBIES-20-00167
Pollock, D., Evans, C., Menghao Jia, R., Alexander, L., Pieper, D., Brandão De Moraes, É., Peters, M. D. J., Tricco, A. C., Khalil, H., Godfrey, C. M., Saran, A., Campbell, F., & Munn, Z. (2024). “How-to”: Scoping review? Journal of Clinical Epidemiology, 176, 111572. https://doi.org/10.1016/j.jclinepi.2024.111572
Prasetyaningtyas, W. E., Rangka, I. B., Folastri, S., & Sofyan, A. (2022). Kecemasan akademik siswa di sekolah: Suatu tinjauan singkat. Journal of Learning and Instructional Studies, 2(3), 107–114.
Salter, D., Neelakandan, A., & Wuthrich, V. M. (2024). Anxiety and teacher-student relationships in secondary school: A systematic literature review. Child Psychiatry & Human Development. https://doi.org/10.1007/s10578-024-01665-7
Silverman, W. K., & Van Schalkwyk, G. I. (2019). What is anxiety? Dalam Pediatric Anxiety Disorders (hlm. 7–16). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-813004-9.00002-5
Tobin, R. M., & House, A. E. (2020). DSM-5 diagnosis in the schools (Paperback edition). The Guilford Press.
Umayah, Y. (2019). Penerapan model discovery learning dalam mengatasi kecemasan matematika siswa smp. GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 74. https://doi.org/10.30656/gauss.v2i2.1778
Yuliani, R. E. (2017). Desain situasi didaktis untuk mengantisipasi kecemasan matematika siswa pada pembelajaran konsep aljabar di sekolah menengah pertama. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 2(1), 105–120.
Zahro’, U. A. (2022). Penerapan tekhnik disensitiasi sistematis untuk mengurangi kecemasan dalam menghadapi ujian akhir pada siswa kelas ix di MTs Negeri 10 Nganjuk. SHINE: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING, 3(1), 14–18. https://doi.org/10.36379/shine.v3i1.197