PERSENTASE NILAI KONTRAK DALAM SET ASIDE USAHA KECIL (STUDI EMPIRIS PADA TENDER ONSTRUKSI PROVINSI PAPUA BARAT)

Main Article Content

Bagas Johantri Rachma Aprilia

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan median persentase nilai kontrak tender konstruksi antara periode sebelum dan sesudah penerapan set aside bagi usaha kecil yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan data tender konstruksi di Pemerintah Provinsi Papua Barat tahun 2018-2024. Secara teoritis pembatasan partisipan tender akan berujung pada kenaikan harga yang artinya pemerintah akan membayar lebih besar. Hasil penelitian dengan uji beda nonparametrik menunjukkan memang terdapat perbedaan signifikan median persentase nilai kontrak antara sebelum dan sesudah set aside di Provinsi Papua Barat. Namun yang terjadi justru median persentase harga kontrak sesudah set aside menurun dibandingkan sebelum set aside. Hasil penelitian ini dapat menjadi temuan awal untuk didalami dalam penelitian-penelitian berikutnya dalam upaya meningkatkan peran usaha kecil dalam pengadaan barang jasa. Bagi regulator penelitian ini memberikan gambaran empiris dampak kebijakan set aside. Bagi pelaku usaha, hasil penelitian ini dapat dipertimbangkan dalam penentuan penawaran tender pemerintah.

Article Details

How to Cite
[1]
B. Johantri and R. Aprilia, “PERSENTASE NILAI KONTRAK DALAM SET ASIDE USAHA KECIL (STUDI EMPIRIS PADA TENDER ONSTRUKSI PROVINSI PAPUA BARAT)”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 3, pp. 432-436, Sep. 2026.
Section
Artikel

References

Aprilia, R., & Johantri, B. (2022). Partisipasi Pelaku Usaha Kecil Dalam Pekerjaan Konstruksi Pemerintah di Kementerian Keuangan. JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK, 6(1), 50–63.
Denes, T. A. (1997). Do small business set-asides increase the cost of government contracting? Public Administration Review, 441–444.
Glas, A. H., & Eßig, M. (2018). Factors that influence the success of small and medium-sized suppliers in public procurement: Evidence from a centralized agency in Germany. Supply Chain Management: An International Journal, 23(1), 65–78. https://doi.org/10.1108/SCM-09-2016-0334
Johantri, B., Aprilia, R., & Sopian, S. (2023). Market Concentration in Construction Tenders in West Papua. Ilomata International Journal of Tax and Accounting, 4(2), 208–220.
Johantri, B., Aprilia, R., & Yustiani, S. (2024). Termination of Construction Works Contract (Case Study on Polytechnics at The Ministry of Finance in 2021). Journal of Economics, Business, and Government Challenges, 7(01), 1–21.
Johantri, B., Sopian, S., & Sukmono, R. (2022). Pengaruh Waktu Pemasukan Dokumen, Jumlah Partisipan, dan Tingkat Inflasi terhadap Persentase Hasil Tender pada Kementerian Keuangan. Strategic: Jurnal Pendidikan Manajemen Bisnis, 22(1).
Kashin, D., Vinogradov, D., & Shadrina, E. (2019). Set-asides: The not-so-clear side of public procurement. Available at SSRN 3511652.
Morand, P.-H. (2003). SMEs and public procurement policy. Review of Economic Design, 8, 301–318.
Nakabayashi, J. (2013). Small business set-asides in procurement auctions: An empirical analysis. Journal of Public Economics, 100, 28–44.
Odeck, J., & Høyem, H. (2021). The impact of competitive tendering on operational costs and market concentration in public transport: The Norwegian car ferry services. Research in Transportation Economics, 90, 100883.
Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Reis, P. R., & Cabral, S. (2015). Public procurement strategy: The impacts of a preference programme for small and micro businesses. Public Money & Management, 35(2), 103–110.
Septyan, B. D., Putri, N. Ke., & Arofah, T. (2015). Pengaruh Competitive Bidding pada Pekerjaan Konstruksi terhadap Penawaran Pemenang Tender dalam E-Procurement LPSE PT.PLN (PERSERO). AKUNTABEL, 5(2).
Tulungen, B. T., & Adrison, V. (2021). Kompetisi dan Efisiensi pada Pengadaan Pemerintah: Bukti Empiris pada Kementerian/Lembaga di Indonesia. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 6(1), 19–29.
Vickrey, W. (1961). Counterspeculation, Auctions, and Competitive Sealed Tenders. The Journal of Finance, 16(1), 8–37. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1961.tb02789.x
Yarmukhamedov, S., Smith, A. S., & Thiebaud, J.-C. (2020). Competitive tendering, ownership and cost efficiency in road maintenance services in Sweden: A panel data analysis. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 136, 194–204.