PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN E-HOTS DALAM MENINGKATKAN KRITIS ANALITIS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
Main Article Content
Abstract
Pembelajaran merupakan serangkaian proses yang dilakukan oleh guru agar peserta didik belajar. Proses tersebut berisi seperangkat aktivitas yang dilakukan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sudjana menyatakan bahwa komponen-komponen penting dalam sebuah pembelajaran ada empat, yakni: tujuan, bahan ajar, metode, dan alat/penilaian. Kusaeri et.all menyatakan bahwa penilaian adalah suatu prosedur sistematis mulai dari mengumpulkan, menganalisis, serta menginterpretasikan informasi, yang digunakan untuk membuat kesimpulan tentang karakteristik seseorang atau objek. Melalui penilaian, seorang guru dapat mengambil keputusan apakah peserta didik sudah memenuhi target yang diinginkan atau masih memerlukan tindakan perbaikan. Standar penilaian pada abad 21 dilakukan dengan mengadaptasi model-model penilaian berstandar internasional salah satunya adalah HOTS (Higher Order Thinking Skill) untuk menilai apakah peserta didik sudah memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrument penilaian EHOTS dalam meningkatkan kritis analitis mahasiswa program studi Pendidikan Sejarah. Tempat penelitian dilakukan di prodi Pendidikan Sejarah Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Adapun teknik pengembangan instrumen penilaian dikembangkan melalui lima langkah yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba terbatas, (5) revisi produk awal, yang diadopsi dari langkah pengembangan Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas soal EHOTS dari 25 item soal terdapat 3 soal yang tidak valid. Sementara tingkat reliabilitas soal HOTS adalah 0,5899 dengan kategori sedang atau cukup, tingkat kesukaran soal EHOTS memiliki rata-rata 0,6168 dengan kategori cukup. Selanjutnya rata-rata daya pembeda yakni 0,2728 dengan kategori cukup.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aman. (2011). Model evaluasi pembelajaran sejarah. Yogyakarta: Ombak
Amirono & Daryanto. (2016). Evaluasi dan penilaian pembelajaran kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.
Anderson, L.W & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of bloom’s taxonomy. New York: Longman Publishing.
Annisa, A.I. (2018). Pengembangan instrumen penilaian keterampilan kolaborasi an hasil belajar kognitif fisika peserta didik SMA melalui kerja lapangan berbasis kearifan lokal. Tesis, tidak diterbitkan, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
Arifin, Z. (2009). Evaluasi pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Arikunto, S (2002). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Borg & Gall. (2003). Education research. New York: Allyn and Bacon.
Brookhart, S. M. (2010). How to assess high-er order thinking skills in your class- room. Alexandria: ASCD
Chiapetta, E.R & Koballa, T.L. (2010). Science instruction in the middle and secondary schools: develoving fundamental knowledge and skills. (7th ed). Canada: Pearson.
Chinedu, C.C., & Kamin, Y. (2015). Strategies for improving higher order thinking skill in teaching and learning of design and tecnology education. Journal of Technical Education and Training (JTET), 35-43. ISSN 2229-8932.
Dien, M., & Johan W. (2014). Ilmu sejarah: sebuah pengantar. Jakarta : Prenada Media Group
Djaali & Muljono, P. (2008). Pengukuran dalam bidang pendidikan. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Eko, P. W. (2014). Penilaian hasil pembelajaran di sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Febrian, R. (15 Agustus 2018). Soal-soal HOTS itu bikin pusing. Tirto.id. Diakses pada 15 Januari 2019, dari https://tirto.id/soal-soal-hots-yang-bikin-siswa- pusing-itu-penting-cStV.
Ofianto. (2014). Model penilaian kemampuan berpikir historis (historical thinking) pendidikan sejarah sma dengan model rasch. Dosertasi, tidak diterbitkan. Universitas Negeri Yogyakarta.
Osabede, U. P. (2014). Teachers assessment of classroom learning outcomes. International Knowledge Sharing Platform, 5(15), 15-22.
Paul, R., & Nosich, G. M. (1993). A model for the national assessment of higher order thinking. Foundation for critical thinking. Diakses pada tanggal 20 Januari 2019 pukul 08.00 WIB dari https://www.criticalthinking.org/pages/a-model-for-the-national- assessment-of-higher-order-thinking/591.
Pratiwi, U. (2015). Pengembangan insrumen penilaian HOTS berbasis kurikulum 2013 terhadap sikap disiplin. Jurnal penelitian dan pembelajaran IPA, 1 (1),