PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS VIII SMP NEGERI LUAHAGUDRE MANIAMOLO TAHUN PELAJARAN 2025
Main Article Content
Abstract
Pendidikan merupakan upaya sadar yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan seluruh rakyat. Dalam mencapai mutu pendidikan yang baik, maka sekolah sebagai lembaga pendidikan formal dituntut untuk melaksanakan proses pembelajaran secara optimal dalam mempersiapkan siswa yang berprestasi. Permasalahan penelitian ini adalah siswa kurang melibatkan diri secara aktif selama kegiatan pembelajaran, siswa kurang berani untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan gagasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan selama dua siklus. Hasil penelitian bahwa persentase hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I pertemuan pertama 50% dan pertemuan kedua 63,1% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama 76,9% dan pertemuan kedua 87,1%. Persentase aktivitas guru pada siklus I pertemuan pertama 52,8% dan pertemuan kedua 69,4% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama 80,6% dan pertemuan kedua 88,9%. Hasil belajar pada siklus I dengan rata-rata 59,3 dan meningkat pada siklus II 75,3 dengan persentase ketuntasan 90%. Maka dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran probing prompting mampu mengemukakan pendapat atau jawaban atas pertanyaan yang diajukan guru (peneliti), berusaha merumuskan jawaban melalui diskusi kecil bersama dengan siswa lain. Saran yang diajukan peneliti adalah hendaknya guru menerapkan model pembelajaran probing prompting dalam kegiatan pembelajaran karena menuntut siswa untuk berani menjawab pertanyaan yang diajukan guru dan hendaknya siswa berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pembelajaran terutama dalam merumuskan jawaban sehingga memiliki pengetahuan, kemampuan serta keterampilan untuk membangun pengetahuannya secara mandiri.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Djamarah, Syaiful, Bahri. 2005. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif: Suatu Pendekatan Teoretis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain Aswan. 2006. Strategi Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hasan, Iqbal, M. 2008. Pokok-Pokok Materi Statistik I (Statistik Deskriptif). Bandung: Bumi Aksara.
Huda, Miftahul. 2014. Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kasbolah, E. S. Kasihani dan Sukarnyana, I Wayan. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: UM Press.
Martati, Badruli. 2010. Metodologi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Genesindo.
Ngalimun. 2014. Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Pribadi, Benny. 2009. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat.
Purwanto. 2014. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sagala, Syaiful. 2013. Konsep dan Makna Pembelajaran: Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, Wina. 2009. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Group.
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Sudijono, Anas. 2010. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Tim Dosen, 2011. Perencanaan Pembelajaran. Medan. Unimed.
Uno, Hamzah, B. 2011. Model-model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.