PELESTARIAN BAHASA NIAS SEBAGAI PILAR EKONOMI: PERAN DIALEK LI NIHA RAYA DALAM KONJUNGSI KOORDINATIF, SUBORDINATIF, PADA KEARIFAN LOKAL NIAS SELATAN

Main Article Content

Anita Zagoto Murnihati Sarumaha Hemat Zagoto Raihfan Trielman Lature Niscaya Putri Karia Buulolo Maria Septyani Laia

Abstract

Bahasa daerah merupakan pilar penting dalam pelestarian budaya dan identitas suatu komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dialek Li Niha Raya dalam penggunaan konjungsi koordinatif dan subordinatif sebagai media penyampai nilai-nilai kearifan lokal di Nias Selatan, serta hubungannya dengan penguatan ekonomi berbasis budaya. Fokus penelitian ini terletak pada bagaimana struktur kalimat, khususnya penggunaan konjungsi seperti “dan”, “atau”, “karena”, dan “agar”, mengandung makna sosial dan ekonomi dalam narasi masyarakat lokal, terutama dalam praktik gotong royong (möi mamasua ba laza), pembagian hasil panen, dan komunikasi adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta dokumentasi teks lisan dan tulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konjungsi dalam dialek Nias tidak hanya membentuk struktur kalimat, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan penyampaian nilai-nilai seperti solidaritas, keadilan, dan tujuan bersama yang menjadi fondasi ekonomi lokal. Selain itu, bahasa daerah juga terbukti memiliki peran dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya. Oleh karena itu, pelestarian dialek Li Niha Raya tidak hanya menjadi tanggung jawab linguistik, tetapi juga strategi penguatan ekonomi lokal melalui edukasi, digitalisasi, dan pengembangan potensi pariwisata budaya di Nias Selatan.

Article Details

How to Cite
[1]
A. Zagoto, M. Sarumaha, H. Zagoto, R. Trielman Lature, N. P. Karia Buulolo, and M. S. Laia, “PELESTARIAN BAHASA NIAS SEBAGAI PILAR EKONOMI: PERAN DIALEK LI NIHA RAYA DALAM KONJUNGSI KOORDINATIF, SUBORDINATIF, PADA KEARIFAN LOKAL NIAS SELATAN”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 13, no. 3, pp. 722-730, Sep. 2025.
Section
Artikel

References

Ariani, S. , Valiantien, N. M. , Alamsyah, D. , Nasir, M. A. A. , & Irni. (2023). Pengumpulan Data Cerita Rakyat Bontang sebagai Bahan Literasi Berbasis Kearifan Lokal. Ruhui Rahayu. : : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 66–72.
Baxter, P. , & Jack, S. (2022). Qualitative Case Study Methodology: Study Design and Implementation for Novice Researchers. The Qualitative Report, 27(5), 1128–1142.
Benson, P., & Moore, P. (2022). Narrative Structures and Cultural Identity: A Linguistic Approach to Folklore and Oral Traditions. Journal of Linguistic Anthropology, 32(2), 150–172. https://doi.org/10.1111/jola.12345
Duha, A., & Daely, B. (2022). SOUTH NIAS LANGUAGE CONJUNCTIONS IN THE VILLAGE HILIZIHӦNӦ FANAYAMA DISTRICT. Kohesi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1). https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Kohesi
Flick, U. (2022). An Introduction to Qualitative Research (7th ed.). SAGE Publications.
Gulo, F. (2023). Mengenal Bahasa Daerah Suku Nias (Li Niha). JekTV News. https://doi.org/https://jektvnews.disway.id/read/6616/mengenal-bahasa-daerah-suku-nias-li-niha/
Haki, U., Danik Prahastiwi, E., & Hasibuan, N. S. (2024). Strategi Pengumpulan dan Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan JURINOTEP, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.46306/jurinotep.v3i1
Hadi, W., & Mulyono, M. (2023). EcoLinguistic Insights in Nias Village Name: Unravelling the Dynamic Bond Between Language and Environment. REiLA: Journal of Research and Innovation in Language, 5(3), 216–233. https://doi.org/10.31849/reila.v5i3.13552
Harefa, D. (2025). Improving Environmental Conservation Skills through Science Learning that Values the Local Wisdom of Hombo Batu in the Botohilitano Indigenous Community. Global Sustainability and Community Engagement, 1(3), 119–130. Retrieved from https://iesrjournal.com/index.php/gsce/article/view/302
Harefa, D. (2025). Getting To Know Yahowu And Ya’ahowu Warm Greetings From The Nias Community. KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 15-27. Https://Doi.Org/10.57094/Kohesi.V5i2.2559
Harefa, D. (2025). Filsafat Pendidikan Nasional Sebagai Budaya Kearifan Lokal Nias. CV Lutfi Gilang
Harefa, D. (2025). Globalizing Hombo Batu The Role Of English In Promoting Nias Local Wisdom On The International Stage. Research On English Language Education, 7(1), 74-91. Https://Doi.Org/10.57094/Relation.V7i1.2638
Harefa, D. (2025). Hombo Batu A Traditional Art That Can Be Explained With The Laws Of Physics. FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 4(1), 264-276. Https://Doi.Org/10.57094/Faguru.V4i1.2459
Kasih, A. C. Z., & Daulay, M. A. J. (–). Makanan Etnis Nias: Kajian Linguistik Kuliner. Sasindo, 12(1), … https://doi.org/10.24114/sasindo.v12i1.45123
Laia, B. (2023). Pemanfaatan Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Ekonomi untuk Meningkatkan Relevansi Kurikulum. Ndrumi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 7(2). https://doi.org/10.57094/ndrumi.v7i2.2280
Laia, M. (2023). Analisis Pola Kalimat Dasar Bahasa Nias Utara Dialek Tengah di Desa Sifalagö Susua, Nias Selatan: Kajian Sintaksis. Kohesi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.57094/kohesi.v3i2.850
Laiya, R. E. (2015). Pilihan Bahasa pada Masyarakat Multibahasa di Desa Botohilisorake, Nias Selatan. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 14(2), 156–167. https://doi.org/10.21009/BAHTERA.142.05
Lase, I. (2025). Tradisi Fakosi di Nias: Kajian Nilai Filosif dan Sosio-Kultural sebagai Pendekatan Etnopedagogi pada Pembelajaran Ekonomi. Arthaniti Studies, 6(1), 35–45. https://doi.org/10.59672/arthas.v6i1.4419
Lonie Anggita, Sulistri, & Desi Eka Citra Dewi. (2024). Perbandingan Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian Tesis Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(6), 1187–1196.
Nopi Putri Nasari Mendrofa, & Bawamenewi, A. (2023). ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DIALEK BAHASA NIAS DALAM KAJIAN PRAGMATIK. PRIMARY EDUCATION JOURNALS, 3(2). https://doi.org/10.33379/primed.v3i2.3046
Nazara, W. (2020, January 21). Representasi Sintaktis: Bagian Upaya Pelestarian Bahasa Nias. Nias Satu.
Nurpratiwiningsih, L., & Jauharul M., Moh. (2020). Eksistensi Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Generasi Muda pada Masa Pandemi Covid-19 dan Era Globalisasi. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(1), 55–68.
Rebecca Evelyn Laiya. (2021). BAHASA BELE-BELE (STUDI RAGAM BAHASA INFORMAL DI PULAU NIAS). https://doi.org/https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/kolita/article/view/5811
Romdona, S., Senja Junista, S., & Gunawan, A. (2025). TEKNIK PENGUMPULAN DATA: OBSERVASI, WAWANCARA DAN KUESIONER. 3(1), 39–47. https://samudrapublisher.com/index.php/JISOSEPOL
Sarumaha, M., Telaumbanua, K., & Harefa, D. (2024). PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL NIAS SELATAN: MEMBANGUN IDENTITAS BUDAYA PADA GENERASI MUDA. 12(3), 663. https://doi.org/10.37081/ed.v12i3.6585
Sarumaha, M., Telaumbanua, K., & Harefa, D. (2024). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Nias Selatan: Membangun Identitas Budaya pada Generasi Muda. Jurnal Education and Development, 12(3), 663–668.
Silverman, D. (2022). Qualitative Research. SAGE Publications.
Simpson, J., & Howell, S. (2023). The Role of Language in Shaping Educational Opportunities in the Creative Economy. Journal of Language, Identity & Education, 22(1), 67–83. https://doi.org/10.1080/15348458.2023.1915089
Siregar, G. A. (2023). Preservation of Regional Languages as the National Identity of Indonesia. www.penerbitwidina.com
Sugiyono, Dr. (2020). Metode Penelitian Dan Pengembangan Research and Development. Alfabeta.
Telaumbanu, T. (2024). Pendidikan Multikultural: Sinergi antara Bahasa Inggris dan Kearifan Lokal Nias. Ndrumi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 7(2), 35–50. https://doi.org/10.57094/ndrumi.v7i2.2244
Telaumbanu, T., et al. (2024). Sosialisasi Perkembangan Rumah Adat Nias: Sebuah Perpaduan Seni dan Bahasa dalam Kearifan Lokal Nias. Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), … https://doi.org/10.57094/haga.v3i2.2357
Telaumbanu, T., et al. (2025). The Use of Local Wisdom from Nias Traditional Houses as a Learning Medium for Creative Economy among Students at SMA Negeri 1 Teluk Dalam. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6(2), 106–119. https://doi.org/10.57094/jpe.v6i2.3233
Telaumbanua, A., Siahaan, A. Y., & Amin, M. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan. PERSPEKTIF, 12(1), 212–225. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i1.7858
Trisnawati Nehe. (n.d.). Konjungsi dalam Bahasa Nias Ragam Selatan Dialek Hilizihönö Di Kecamatan Fanayaman. KOHESI: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2.
Zalukhu, M. C., Laia, B., Dakhi, S., Mei, E., & Buulolo, I. (2022). PERGESERAN BAHASA NIAS DIALEK SELATAN DI DESA HILINDRASO RAYA KECAMATAN TOMA KABUPATEN NIAS SELATAN. Kohesi: Jurna Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3. https://doi.org/10.57094/kohesi.v3i1.547