PERAN MEDIA DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGINTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI SMP
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran PPKn yang masih bersifat teoritis dan kurang kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengimplementasikan media digital berbasis kearifan lokal sebagai sarana penguatan nilai-nilai kebangsaan pada siswa SMP Negeri 1 Jabung Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket respons siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital berbasis budaya lokal, seperti tradisi Bersih Desa dan permainan tradisional Gatheng, mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila serta menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap budaya daerah. Selain itu, keterlibatan emosional dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran meningkat secara signifikan. Temuan ini memperlihatkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam media digital bukan hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga menjadi strategi efektif untuk memperkuat karakter kebangsaan dan identitas budaya di era digital.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ariani, D., & Widodo, S. (2021). Digital media based on local wisdom to strengthen student engagement in civic education. Journal of Educational Development, 9(2), 85–94. https://doi.org/10.26858/jed.v9i2.30214
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Daryanto. (2020). Media pembelajaran inovatif. Gava Media.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.
Efendiy, K., Kristiawan, I., Umamy, E., & Abdul Hamid, B. (2023). The influence of problem-based learning model and motivation on the learning outcomes of students in the faculty of education at Wisnuwardhana University. Jurnal Disastri, 5(2). https://doi.org/10.33752/disastri.v5i2.4099
Hidayat, R., & Ramadhan, M. (2022). Efektivitas penggunaan media digital interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 9(2), 101–115. https://doi.org/10.31004/jtpi.v9i2.4820
Kristiawan, I., & Hariati, T. (2024). The impact of gamification in digital learning media on student participation in citizenship subjects. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 5(2). https://doi.org/10.33122/ejeset.v5i2.435
Kristiawan, I., Mukhlishin, M. I., Kustyarini, K., & Umamy, E. (2025). Penguatan nasionalisme melalui pengenalan tokoh sejarah di SDN 1 Kemantren Jabung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 438–446. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.201
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847
Rohman, M., & Kurniawati, D. (2020). Integrasi kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.31528
Sari, M. (2021). Penggunaan video pembelajaran berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(1), 58–70. https://doi.org/10.17977/jpp.v28i1.33290
Sari, N. P., & Prasetyo, D. (2020). The effectiveness of local culture-based digital learning media on civic values internalization. Civic Education Journal, 7(3), 211–220.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutarna, N. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran untuk penguatan nilai karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 211–225. https://doi.org/10.24832/jpk.v12i3.4532
Tilaar, H. A. R. (2019). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Grasindo.
Umamy, E., & Kustyarini. (2025). Strategi literasi anak berbasis sastra dalam pengembangan nilai interkultural. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v8i1.4700
Widiastuti, E., & Sulastri, R. (2022). Teacher digital literacy and innovation in local culture-based learning. Indonesian Journal of Education and Learning, 12(4), 250–260.
Wulandari, I., & Suryana, A. (2023). Pengembangan media digital berbasis budaya lokal untuk menumbuhkan karakter kebangsaan siswa SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(2), 90–104. https://doi.org/10.21009/jip.v14i2.6321