FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DI KEMENTERIAN URUSAN AGAMA KPPN GUNUNGSITOLI DENGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI MODERATOR

Main Article Content

Samanoi Halowo Fau

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan di Kementerian Agama, KPPN Gunungsitoli, dengan fokus pada peran moderasi sistem informasi akuntansi. Penelitian ini menanggapi tantangan yang sedang berlangsung dalam menghasilkan laporan keuangan yang efektif, khususnya terkait kepatuhan terhadap standar akuntansi pemerintah, kompetensi sumber daya manusia, dan penggunaan aplikasi SAKTI. Penelitian ini menyoroti kebutuhan akan perbaikan di bidang-bidang tersebut untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan dan pengambilan keputusan di lembaga pemerintah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan 66 staf pelaporan keuangan dari 33 unit kerja sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan alat SMART PLS untuk menilai efek langsung dan moderasi variabel. Temuan: Temuan menunjukkan bahwa meskipun kompetensi sumber daya manusia secara signifikan meningkatkan kualitas laporan keuangan, pemahaman terhadap standar akuntansi pemerintah, penggunaan aplikasi SAKTI, dan sistem informasi akuntansi tidak memiliki dampak langsung yang signifikan. Selain itu, sistem informasi akuntansi gagal secara efektif memoderasi hubungan antara variabel independen yang diteliti dan kualitas laporan keuangan. Keunikan: Studi ini memberikan kontribusi baru dengan menunjukkan batasan sistem informasi akuntansi dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan. Studi ini menyoroti peran kritis kompetensi sumber daya manusia dalam meningkatkan hasil pelaporan dan menyarankan penelitian lebih lanjut tentang strategi integratif untuk mengoptimalkan interaksi antara teknologi dan keahlian manusia.

Article Details

How to Cite
[1]
S. Halowo Fau, “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DI KEMENTERIAN URUSAN AGAMA KPPN GUNUNGSITOLI DENGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI MODERATOR”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 13, no. 3, pp. 760-769, Sep. 2025.
Section
Artikel

References

Fisher, S., Frazer, N., & Murray , K. (1987). Homesickness and Health in boarding school children. Journal Environmental Psychology, 425 - 441.
Kusumadewi, S., Hardjani , T., & Priyatama, A. (2012). Hubungan antara Dukungan Sosial Peer Group dan Kontrol Diri dengan Kepatuhan terhadap Pertautan pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. 2.
Arif, I., & Santoso, B. (2016). Analisis Usabilitas Sistem Informasi Perpustakaan Integrasi UGM. 109.
Bawani, I. (1993). Tradisionalisme Dalam Pendidikan Islam. Surabaya: Al Ikhlas.
Dancey , C., & Reidy, J. (2007). Statistic Without Maths for Psychology (4th ed). England: Pearson Education Limited. University of East London.
Fisher, S., Frazer, N., & Murray , K. (1987). Homesickness and Health in boarding school children. Journal Environmental Psychology, 425 - 441.
Kusumadewi, S., Hardjani , T., & Priyatama, A. (2012). Hubungan antara Dukungan Sosial Peer Group dan Kontrol Diri dengan Kepatuhan terhadap Pertautan pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. 2.
Neuman, W. (2013). Metode Penelitian Sosial : Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Edisi Ketujuh. Kembang Utara - Jakarta Barat: PT. Indeks.
Papalia, D., Olds, S., & Feldman, R. (2007). Human Development Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika.
Puspitasari, Y., Abidin, Z., & Sawitri, D. (2010). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kecemasan Menjelang Ujian Nasional (UN) pada Siswa Kelas XII Regular SMA Negeri 1 Surakarta.
Rahma, F. (2019). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya yang Dimediasi Regulasi Emosi Terhadap Penyesuaian Diri Remaja di Pesantren.
Santrock, J. (2007). Perkembangan Anak (11th ed). Jakarta: PT. Erlangga.
Sarafino, E., & Smith, T. (2011). Health Psychology biopsychology interaction (7th ed). USA: John Wiley & Sons.
Silalahi, U. (2009). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Silalahi, U. (2012). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Bindabudhaya.
Stroebe, M., Vliet, T., Hewstone, M., & Willis, H. (2002). Homesickness among student in two cultures: Antecendents and consequences. . British Journal of Psychology, 148 - 168.
Sugiono. (2008). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yasmin, M. (2018). Pengaruh Locus of Control dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Homesickness pada Remaja di Lingkungan Pesantren. 5-6.
Yasmin, M., Zulkarnain, & Daulay. (2017). Gambaran Homesickness Pada Siswa Baru di Lingkungan Pesantren. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi , 170.