PEMANFAATAN TANAMAN AKAR PUTRI MALU (Mimosa Pudica) SEBAGAI ALTERNATIF OBAT PENURUNAN KADAR GULA DARAH DI DESA HILISATARO
Main Article Content
Abstract
Permasalah dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pemanfaatan akar tanaman putri malu, cara meracik akar tanaman putri malu, serta bagaimana tanggapan masyarakat, mengenai pemanfaatan obat herbal dari akar putri malu (Mimosa pudica L), di Desa Hilisataro, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Jenis penelitian ini meliputi metode atau pendekatan dengan studi kasus (case study). penelitian kualitatif adalah pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian ini masyarakat memanfaatkan akar tanaman putri malu sudah cukup lama, berdasarkan pengalaman masyarakat yang diperoleh dari orang terdahulu yang sudah dilestarikan secara turun temurun. Cara meracik akar tanaman putri malu (Mimosa pudica) menjadi obat herbal bervariasi, yaitu terdiri dari direbus, dikeringkan dan ditumbuk. Akar tanaman putri malu (Mimosa pudica) dapat diracik menjadi berbagai ramuan tradisional untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti penurunan kadar gula darah, sakit pinggang, rematik, hingga insomnia. Masyarakat Desa Hilisataro sangat melestarikan tanaman putri malu karena masyarakat percaya khasiat yang sangat luar biasa yang dapat membantu kesehatan dan masih digunakan sampai sekarang. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan terkait pemanfaatan akar tanaman putri malu sebagai obat alternatif penurunan kadar gula darah di Desa Hilisataro Kecamatan Hilisataro Kabupaten Nias Selatan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa pemanfaatn akar tanaman putri malu sebagai obat herbal menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh sebagian kecil warga Desa. Semoga penelitian ini dapat mengedukasi masyarakat dan dapat dikembangkan lagi dalam cara mengolah dan melestarikan tanaman-tanaman lokal yang memiliki manfaat yang luar biasa.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Andaraeto, Obi. 2015. Apotik herbal. Jakarta Selatan: PT Serambi distribusi
Dalimartha, S. (2008). 1001 Resep Herbal. Swadaya, Jakarta. Depok: Penebar Swadaya
Fahreza Widyananda, Rakha. (2020). 12 Manfaat Sereh bagi Kesehatan, Tinggi Antioksidan.Diakses tanggal 6 Agustus 2020.https://m.merdeka.com/jatim/12- manfaat-sereh-bagi-kesehatan-tinggi-akanantioksidan-kln.html 48
Fajar, Wahyu. (2019). 11 Manfaat Akar Alangalang untuk Kesehatan. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. https://www.google.com/amp/s/www.wajibb aca.com/amp/2019/05/manfaat-akar-alangalang.html
Hanani, E. (2016). Analisis Fitokimia. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Bandung. ITB.
Handayani, E.S., M. Hubeis, dan N.S. Palupi. (2011). Kajian perilaku konsumen terhadap strategi pemasaran teh herbal di kota Bogor. Jurnal Manajemen IKM. 6(2):143-151.
Holly, Jeff M P, Kalina Biernacka, and Claire M Perks. 2019. “Systemic Metabolism, Its Regulators, and Cancer: Past Mistakes and Future Potential.” Frontiers in Endocrinology 10: 65. https://doi.org/10.3389/fendo.2019.00065. https://doi.org/10.1155/2014/943162.
Imam, C.,Ariyanti, R.,Putri, V. (2021). Edukasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes di Era Pandemi COVID-19. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol. 2, http://dx.doi.org/10.36596/jpkmi.v2i3.187.
Inti, K. (2008). Teh Herbal Minuman Berkhasiat Pemulih Kesehatan. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Jasmani. (2016). Edukasi Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes. Jurnal Keperawatan. Volume XII, No. 1. doi: http://dx.doi.org/10.26630/jkep.v12i1.371
Joseph, Novita Kartasubrata, Junus. 2015. Sehat Herbal. Jakarta: Pustaka Ilmu Semesta
Kaur, Jaspinder. 2014. “A Comprehensive Review on Metabolic Syndrome.” Cardiology Research and Practice 2014: 943162. . (2020). Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh.Diakses tanggal 6 Agustus 2020.https://hellosehat.com/hidup- 50 sehat/fakta-unik/manfaat-kunyit-untukkesehatan.
Lengkong, J., Haryadi, H., Tompodung, H., & Pareta, D. N. (2021). Uji efektivitas sari daun putri malu mimosa pudica l. Sebagai penyembuh luka bakar pada tikus putih Rattus norvegicus. Majalah INFO Sains, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.55724/jis.v2i1.18.
Mahadi, Samala. (2020). 14 Manfaat Kencur untuk Kesehatan. Bisa Menyembuhkan Kanker?.Diakses tanggal 6 Agustus 2020.https://www.99.co/blog/indonesia/manf aat-kencur/ 51 Mindarti, Susi & Bebet Nurbaeti. (2015). Buku Saku Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat.
Mardiana, L. dan Buku. T.K.2012. Daun Ajaib Tumpas Penyaki Kanker, Diabetes, Hepatitis, Kolestrol dan Jantung. Jakarta : Swadaya
Mursito, Bambang, dan Hero Prihmantoro. 2011. Tanaman hias berkhasiat obat.
Ns. Budhi purwanto, s.Kep., CWCC(A). 2013. Obat Herbal Andalan Keluarga.Surakarta
Patro, G., Bhattamisra, S.K., Mohanty, B.K., Sahoo, H.B. 2016. In vitro and In vivo Antioxidant Evaluation and Estimation of Total Phenolic, Flaovonoidal Content of Mimosa pudica L. Pharmacognosy Research. 8(1) : 22-28).
Rachmayanti, Novie. (2019). 25 Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan dan Kecantikan, Beserta Efek Sampingnya.Diakses tanggal 6 Agustus 2020.https://m.bola.com/ragam/read/4115332 /25-manfaat-jahe-merah-untuk-kesehatandan-kecantikan-beserta-efek-sampingnya.
Rahman, A. (2017). Efek Salep Ekstrak Daun Kirinyuh (Euphatorium odatarum) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Ayam Petelur (Gallus leghorn). Universitas Hasanuddin Makassar, Makassar.
Risa, A. (2018). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.
Sari, Y. N. (2019). Ekstrak Daun Putri Malu Terhadap Kadar Gula Darah Diabetes Melitus . journal of Holistic and Traditional Medicine, 3(03),316-320.
Shahriar, M., U. Aziz, R. Akhter, and M.A. Bhuiyan. 2014. In vivo pharmalogical investigation of Mimosa pudica Linn. International Journal of Pharmaceutical Science. 6(2):66-69.
Sutomo, B dan Kurnia. D. 2016. 378 Resep Jus & Ramuan Herbal. Jakarta Selatan: PT. Kawan Pustaka.
Utari, Reni. (2020). Tak Hanya untuk Bumbu Masakan, Ini Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan.https://www.sehatq.com/artikel/ta k-hanya-untuk-bumbu-masakan-ini-anfaatlengkuas-untuk-kesehatan.
Varnika, S., S. Ashish, and A. Imran. (2012). A review on ethnomedical and traditional uses of Mimosa pudica (chui-mui). International Research Journal of Pharmacy. 3(2):41-44.
Wahyuni, A. S., Syamsiah, & Wahidah, B. F. (2017). Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Semak di Area Kampus 2 UIN Alauddin dan Sekitarnya. Agroprimatech, 1(1), 32–39.
Wikajayanti, A. 2010. Jamu Godhog Ces Pleng. Yogyakarta: MEDPRESS.
World Health Organization (WHO). (2015). Global Report on Diabetes 2015. Switzerland.
Yuliarti. N. 2009. Sehat, Cantik, Bugar dengan Herbal dan Obat Tradisional. Yokyakarta