FENOMENA PENINGKATAN KASUS HIV/AIDS DITINJAU DARI KAJIAN FILSAFAT
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena peningkatan kasus HIV/AIDS melalui pendekatan filsafat ilmu, sains, dan agama. Kajian ini dilakukan dengan metode deskriptif-kualitatif berbasis studi pustaka, dengan menelaah literatur ilmiah terkini terkait aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari HIV/AIDS. Hasil analisis menunjukkan bahwa HIV/AIDS tidak hanya merupakan permasalahan medis, tetapi juga menyangkut dimensi moral, sosial, dan spiritual. Pendekatan filsafat memberikan kerangka reflektif dalam memahami hakikat penyakit dan nilai kemanusiaan; sains memberikan dasar empiris dalam pencegahan dan pengobatan; sedangkan agama memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam penanganan penderita. Integrasi ketiga pendekatan ini menghasilkan pemahaman yang lebih holistik dan manusiawi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arifin, M. (2020). Filsafat Ilmu: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Perspektif Akademik. Jakarta: Pustaka Ilmiah Nusantara.
Hadiwijono, H. (2000). Sari Sejarah Filsafat Barat. Yogyakarta: Kanisius.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Perkembangan HIV/AIDS di Indonesia.
Rapar, J. (1996). Filsafat Ilmu. Jakarta: Bumi Aksara.
Suparlan, S. (2007). Dasar-dasar Filsafat. Yogyakarta: Arruz Media.
UNAIDS. (2024). Global HIV & AIDS Statistics Fact Sheet.
World Health Organization (WHO). (2024). HIV/AIDS Global Report.