ANALISIS KRITIS PENINGKATAN KASUS DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) UNTUK MEMAHAMI STRATEGI PENGENDALIAN DALAM PENDIDIKAN
Main Article Content
Abstract
Menganalisis secara kritis peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia melalui pendekatan filsafat ilmu, yang meliputi ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Tujuan dari analisis ini adalah untuk memahami penyebab peningkatan kasus DBD serta merumuskan strategi pengendalian yang efektif melalui pendidikan kesehatan masyarakat. Secara ontologis, DBD dipandang sebagai masalah kompleks yang terkait dengan faktor biologis, ekologis, sosial, dan kultural. Secara epistemologis, artikel ini menyoroti pentingnya mentransformasikan pengetahuan ilmiah tentang DBD kepada masyarakat melalui pendidikan yang efektif. Secara aksiologis, pengendalian DBD dianggap sebagai upaya untuk melindungi hak hidup sehat masyarakat, yang memerlukan partisipasi kolektif dan kesadaran moral. Strategi pengendalian DBD yang diintegrasikan dalam pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, sikap, dan perilaku preventif masyarakat terhadap penyakit ini.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Conrad, P., & Schneider, J. (1980). Deviance and medicalization: From badness to sickness. Social Science & Medicine, 14 (1), 1–3.
Foucault, M. (1963). The Birth of the Clinic. Vintage Books.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. Bloomsbury Academic.
Hacking, I. (1999). The Social Construction of What? Harvard University Press.
Kemenkes RI. (2024). Laporan Situasi Penyakit Menular Indonesia Tahun 2024.
Kuhn, T. (1962). The Structure of Scientific Revolutions. University of Chicago Press.
Nutbeam, D. (2008). The evolving concept of health literacy. Social Science & Medicine, 67 (12), 2072–2078.
Popper, K. (1959). The Logic of Scientific Discovery. Routledge.
Vygotsky, L. (1978). Mind in Society. Harvard University Press.
WHO. (2024). Typhoid Fever: Global Surveillance Report 2024.