MENINGKATKAN NILAI-NILAI INTEGRITAS CALON GURU SEKOLAH DASAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BOARD GAMES

Main Article Content

Ghea Chandra Surawan Elisa Seftriyana Rejeki Cristias Siregar Laura Gayatri

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory dan metode Research and Development (R&D) model ADDIE. Uji efektivitas dilakukan menggunakan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest control group. Data dianalisis menggunakan uji statistik, N-Gain, dan analisis multilevel. Proses penelitian ini terdiri dari enam tahap; (1) pengumpulan data awal melalui observasi partisipatif terhadap implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang memuat nilai-nilai integritas, (2) penyusunan model pembelajaran (prototipe) berbasis strategi pembelajaran yang komprehensif, (3) validasi model pembelajaran dengan melibatkan ahli Pendidikan Pancasila dan guru, (4) eksperimen menggunakan metode kuasi-eksperimen untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran yang sudah dirancang, (5) analisis keefektifan model pembelajaran menggunakan analisis deskriptif dan statistik multilevel, serta (6) penyusunan model pembelajaran final berdasarkan hasil revisi dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan nilai-nilai Integritas melalui model pembelajaran berbasis Board Games yang berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Article Details

How to Cite
[1]
G. Surawan, E. Seftriyana, R. C. Siregar, and L. Gayatri, “MENINGKATKAN NILAI-NILAI INTEGRITAS CALON GURU SEKOLAH DASAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS BOARD GAMES”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 481-488, May 2026.
Section
Artikel

References

Aji, S. (2016). Model Pembelajaran dalam Perspektif Pendidikan.
Ardiansyah, R., & Lestari, M. (2021). Pengembangan Board Game “Labyrinth in the Forest” untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama pada Materi Bilangan.
Ariani, D., dkk. (2020). Inovasi dalam Model Pembelajaran.
Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.
Csikszentmihalyi, M. (1990). Flow: The Psychology of Optimal Experience. New York: Harper & Row.
Dewey, J. (1938). Experience and Education. New York: Macmillan.
Erlitasari, & Dewi. (2016). Definisi dan Manfaat Board Games.
Fina Rahmawati. (2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecurangan Akademik Peserta Didik.
Freire, P. (1996). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Gee, J. P. (2003). What Video Games Have to Teach Us About Learning and Literacy. New York: Palgrave Macmillan.
Hanafiah, N., & Suhana, C. (2009). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.
Hidayat. (2021). Pengembangan Model ADDIE dalam Pembelajaran.
Jenita, S. E., & Herispon. (2022). Pendidikan Karakter dan Tantangan di Perguruan Tinggi.
Joyce, B., & Weil, M. (2003). Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon.
Kapp, K. M. (2012). The Gamification of Learning and Instruction. San Francisco: Pfeiffer.
Khoerunnisa, & Aqwal. (2020). Model Pembelajaran dan Peranannya.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs: Prentice-Hall.
Lickona, T. (2012). Educating for Character. New York: Bantam Books.
Limantara, Waluyanto, & Zacky. (2015). Board Games sebagai Media Pendidikan.
Maulana, & Asmarani. (2021). Definisi dan Fungsi Board Games dalam Pendidikan.
Mayer, R. (2009). Multimedia Learning. Cambridge: Cambridge University Press.
Mufida, & Abidin. (2021). Board Games dalam Perspektif Pembelajaran.
Najib, M., & Yuniarti, S. (2018). Karakteristik Sosial Board Games.
Nugraha, F., & Rahayu, S. (2023). Upaya Pengembangan Nilai Sadar Hukum pada Mahasiswa melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Boardgame.
Perdana. (2018). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Moral.
Perez, T., & Müller, L. (2024). Integrity Games: An Online Teaching Tool on Academic Integrity for Undergraduate Students.
Perkins, D., & Salomon, G. (1992). Transfer of Learning.
Piaget, J. (1970). The Science of Education and the Psychology of the Child. New York: Viking Press.
Prameswari. (2015). Integritas dalam Profesi Guru.
Pratiwi, & Maulana. (2021). Tantangan Integritas di Era Digital.
Rosmi, & Syamsir. (2020). Konsep Integritas dalam Pendidikan.
Sadiman, A. (2011). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Sani, R. A. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Santoso, B., & Hartati, D. (2022). Using Board Games as Anti-Corruption and Integrity Learning Media.
Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Boston: Pearson.
Sweller, J. (1994). Cognitive Load Theory.
Syaiful Sagala. (2005). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Syamsir, & Embi. (2020). Integritas sebagai Landasan Moral.
Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wahyudi. (2020). Model Pembelajaran Inovatif dalam Pendidikan Dasar.
Wijaya, R., Wicandra, O., & Ashararianty. (2017). Board Games dalam Pendidikan Karakter.
Wulandari, I., & Prasetyo, A. (2024). Teacher Perceptions of Educational Board Games Based on Pancasila Values to Increase Student Learning Interest in Civics Learning.
Zahra. (2011). Integritas sebagai Prinsip Etika Profesional.