POLA ASUH OTORITER DAN KESEPIAN DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU SELF- HARM PADA REMAJA
Main Article Content
Abstract
Remaja yang tidak mampu mengatasi masalah cenderung mengalami emosi negatif yang berujung pada perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dan kesepian dengan kecenderungan perilaku self-harm pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 46 remaja berusia 15–20 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari skala pola asuh otoriter (α = 0,889), UCLA Loneliness Scale Version 3 (α = 0,924), dan Self-Harm Inventory versi Indonesia (α = 0,902). Analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh otoriter dan kesepian dengan kecenderungan perilaku self-harm (R = 0,504; F = 7,329; p = 0,002). Secara parsial, pola asuh otoriter berhubungan positif signifikan dengan kecenderungan self-harm (r = 0,498; p = 0,000), dan kesepian juga berhubungan signifikan (r = 0,370; p = 0,011). Kontribusi efektif pola asuh otoriter sebesar 21,7% dan kesepian sebesar 3,7%, sehingga total sumbangan keduanya adalah 25,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter lebih dominan memengaruhi kecenderungan self-harm dibandingkan kesepian.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Agustin, D., Faradiba, T., & Paramita, A. D. (2022). Hubungan Kesepian Dan Deliberate Self- Harm Pada Remaja : Relationship Between Loneliness And Deliberate Self-Harm Among Adolescences. Prosiding Serina, 2(1).https://doi.org/https://doi.org/10.24912/pserina.v2i1.18513
Alifiando, B. K., Pinilih, S. S., & Amin, M. K. (2022). Gambaran Kecenderungan Perilaku Self-Harm pada Mahasiswa Tingkat Akhir Studi. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti, 8(1), 9–15. https://doi.org/10.56186/jkkb.98
American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). APA Publishing.
Azizah, A. (2013). Kebahagiaan Dan Permasalahan Di Usia Remaja (Penggunaan Informasi Dalam Pelayanan Bimbingan Individual). Konseling Religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(2), 295–316. https://doi.org/https://doi.org/10.21043/kr.v4i2.1008
Azzahra, A., Wahyuni, S., & Ameliawati, A. (2023). Jurnal Nurse Hubungan Stres Akademis Dan Non Akademis Terhadap Perilaku Self-Harm Pada Mahasiswa Universitas Riau. Jurnal Nurse, 6(Januari). https://doi.org/https://doi.org/10.57213/nurse.v6i1.134
Bun, Y., Taib, B., & Mufidatul Ummah, D. (2020). Analisis Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Perkembangan Moral Anak. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2(1), 128–137. https://doi.org/10.33387/cp.v2i1.2090
Burešová, I., Bartošová, K., & Čerňák, M. (2015). Connection between Parenting Styles and Self-harm in Adolescence. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 171, 1106–1113. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.272
Cacioppo, J. T., & Hawkley, L. C. (2003). Social Isolation and Health, with an Emphasis on Underlying Mechanisms. Perspectives in Biology and Medicine, 46(3), S39–S52. https://doi.org/10.1353/pbm.2003.0049
Claudia, N., Anshori, M. A., & Ulpa, E. P. (2022). Hubungan Antara Komunikasi Dalam Keluarga Dan CitraTubuh Dengan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswa Tahun Pertama. ANFUSINA: Journal of Psychology, 5(2), 229–240. https://doi.org/10.24042/ajp.v5i2.15713
Dewi, N., Qohar, Abd., & Ulpa, E. P. (2021). Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Keterampilan Sosial Pada Siswa Di Sekolah Dasar. ANFUSINA: Journal of Psychology, 4(1), 29–42. https://doi.org/10.24042/ajp.v4i1.13199
Elvira, S. R., & Sakti, H. (2022). Eksplorasi Pengalaman Nonsuicidal Self-Injury (Nssi) Pada Wanita Dewasa Awal : Sebuah Interpretative Phenomenological Analysis. Jurnal Empati, 10(5), 319–327. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/empati.2021.32933
Fadhila, N., & Syafiq, M. (2020). Pengalaman Psikologis Self Injury Pada Perempuan Dewasa Awal. Jurnal Penelitian Psikologi, 7(3). https://doi.org/https://doi.org/10.26740/cjpp.v7i03.36329
Hidayati, D. S., & Muthia, E. N. (2016). Kesepian Dan Keinginan Melukai Diri Sendiri Remaja. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 185–198. https://doi.org/10.15575/psy.v2i2.459
Ho, & K. (2019, June 26). Gaya Hidup. https://id.yougov.com/:https:/id.yougov.com/id/news/2019/06/26/seperempat-orang- indonesia-pernah-memiliki-pikiran/
Istiana, D., Safitri, R. P., Pratiwi, E. A., & Oksafitri, A. (2023). Hubungan Loneliness dengan Perilaku Self-Harm pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia, 3(2), 57–62. https://doi.org/10.56667/jikdi.v3i2.1213
King, C. A., & Merchant, C. R. (2008). Social and Interpersonal Factors Relating to Adolescent Suicidality: A Review of the Literature. Archives of Suicide Research, 12(3), 181–196. https://doi.org/10.1080/13811110802101203
Kusumadewi, A. F., Yoga, B. H., Sumarni, S., & Ismanto, S. H. (2020). Self-Harm Inventory (SHI) Versi Indonesia Sebagai Instrumen Deteksi Dini Perilaku Self-Harm. Jurnal Psikiatri Surabaya, 8(1), 20. https://doi.org/10.20473/jps.v8i1.15009
Lestari, A., Ajahari, & Surawan. (2024). Self Happines Sebagai Media Menaggulangi Self Harm: Studi Kasus Mahasiswa FTIK IAIN Palangka Raya. Indonesia Research Journal on Education, 4(4), 3281–3288. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1385
Lubis, I. R., & Yudhaningrum, L. (2020). Gambaran Kesepian Pada Remaja Pelaku Self- Harm. JPPP: Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 9(1), 1–47. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/JPPP.091.03
Maharani, C. N., Savitri, L. S. Y., & Pudjiati, S. R. R. (2022). Hubungan antara Pola Asuh Positif dan Perilaku Melukai diri Remaja. ANALITIKA, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.31289/analitika.v14i1.6623
Maidah, D. (2013). Self injury pada mahasiswa (studi kasus pada mahasiswa pelaku self injury). Developmental and Clinical Psychology, 2(1). https://doi.org/10.15294/dcp.v2i1.2088
Morris, A. S., S.Slik, J., Steinberg, L., S.Myers, S., & Robinson, L. R. (2007). The Role of the Family Context in the Development of Emotion Regulation. Social Development, 16(2), 361–388. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1467-9507.2007.00389.x
Paramita, A. D., Faradiba, A. T., & Mustofa, K. S. (2020). Adverse Childhood Experience dan Deliberate Self-Harm pada Remaja di Indonesia. In Jurnal Psikologi Integratif (Vol. 9, Issue 1). https://www.studocu.com/pe/n/135594270?sid=01756660503
Putri, N. A., & Rustika, I. M. (2017). Peran Pola Asuh Autoritatif, Efikasi Diri, Dan Perilaku Prososial Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja Akhir Di Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 4(1), 151–164. http://dx.doi.org/10.24843/JPU.2017.v04.i01.p16
Putri, Q. A. S. (2020). Hubungan Self-Compassion Dan Loneliness (Studi Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau). Fakultas Psikologi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Russel, D. W. (1996). UCLA Loneliness Scale (version 3) : reliability, validity, and factor structure. Journal of personality Assesment, 66, 20-40.
Rosilawati, A., Budiyono, Murtadha, A., & Kamaludin, A. (2022). Pengembangan Model Bimbingan Persiapan Ujian Pengetahuan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Di Lptk Iain Pontianak. Journal of Research and Thought on Islamic Education, 5(2), 161–172. https://core.ac.uk/download/pdf/552573963.pdf
Ryff, C. D. (2014). Psychological Well-Being Revisited: Advances in the Science and Practice of Eudaimonia. Psychotherapy and Psychosomatics, 83(1), 10–28. https://doi.org/10.1159/000353263
Saifuddin Ahmad. (2020). Penyusunan Skala Psikologi. Prenada Media.
Sansone, R. ., Wiederman, M. ., & Sansone L.A. (1998). No Title. The Self-harm Inventory (SHI): Development of a scale for identifying self-destructive behaviors and borderline personality disorder, 54(7), 973–983.
Sari, P. P., Sumardi, S., & Mulyadi, S. (2020). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Paud Agapedia, 4(1), 157–170. https://doi.org/10.17509/jpa.v4i1.27206
Steinberg, L. (2020). Adolescence. https://lccn.loc.gov/2018040792
Sudaryono. (2021). Metodologi Penelitian: Metode Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran 2nd ed. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.
Suwignyo, Y. H., Usnawati, N., Herlina, T., & Sumaningsih, R. (2024). The Relationship Between Parenting Styles and Self-Harm Behavior in Adolescents. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 4(3). https://doi.org/10.35882/ijahst.v4i3.345
Taib, B., Ummah, D. M., & Bun, Y. (2020). Analisis Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Perkembangan Moral Anak. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2(2), 128-137.
Tan, M. I., Esterina, N., Damayanti, A., & Amanda, R. L. (2021). The Relationship Between Loneliness and Self-harming Action in COVID-19 Pandemic among University Students Mutiara. 14(2), 121–127.
Ulpa, E. P. (2015). Strategi Koping pada Siswa SMA di Kota Malang. Psikoislamika : Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 12(1), 65. https://doi.org/10.18860/psi.v12i1.6397
Ulpa, E. P., & Irawan, D. A. (2024). Hubungan Antara Father Involvement Dengan Psychological Well-Being Pada Remaja Perempuan. Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender Dan Agama, 18(2), 233–234.
Utami, A. C., & Raharjo, S. T. (2021). Pola Asuh Orang Tua Dan Kenakalan Remaja. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 4(1), 1. https://doi.org/10.24198/focus.v4i1.22831
Valentina, T. D., Nurcahyo, F. A., & Astiti, D. P. (2023). Source of anxiety and coping strategy in youth during the Covid-19 pandemic in Indonesia. MEDIAPSI, 9(1), 14–28. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2023.009.01.874
Wibisono, B. K., & Gunatirin, E. Y. (2018). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Melukai-Diri Pada Remaja Perempuan. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya,7(2). https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/3631
Wulan, N., & Nugraha, M. D. (2024). Hubungan antara jenis kelamin dengan self harm pada remaja generasi z di sekolah menengah atas. Journal of Nursing Practice and Education, 5(1), 140-146.
Zakaria, Z. Y. H., & Theresa, R. M. (2020). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Nonsuicidal Self-Injury (Nssi) Pada Remaja Putri. Journal of Psychological Science and Profession, 4(2), 85. https://doi.org/10.24198/jpsp.v4i2.26404
Zuhra, M. (2017). Perbedaan loneliness pada remaja yang tinggal di panti asuhan dan tinggal dengan keluarga. Fakultas Psikologi, Universitad Medan Area.