MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KECERDASAN SPIRITUAL: KAJIAN LITERATUR DAN IMPLIKASI KONSEPTUAL BAGI PENGUATAN KARAKTER SISWA
Main Article Content
Abstract
Transformasi pendidikan pada era digital menuntut model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter dan kesadaran spiritual peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki posisi strategis dalam membentuk kepribadian, moralitas, dan spiritualitas siswa. Namun, sejumlah kajian menunjukkan bahwa praktik pembelajaran PAI masih didominasi pendekatan normatif-doktrinal dan berorientasi hafalan sehingga belum optimal dalam menginternalisasi nilai karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan merumuskan model pembelajaran PAI berbasis kecerdasan spiritual sebagai pendekatan alternatif yang lebih humanistik dan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis konten terhadap literatur primer dan sekunder terkait kecerdasan spiritual, model pembelajaran, dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual sebagai fondasi pedagogis dapat mengintegrasikan nilai makna hidup, penghayatan iman, kesadaran diri, dan pengalaman transendental dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran PAI berbasis kecerdasan spiritual berpotensi memperkuat karakter siswa melalui refleksi diri, internalisasi nilai, keteladanan, dan pembiasaan dalam konteks pengalaman belajar bermakna. Kajian ini menghasilkan rancangan model konseptual pembelajaran PAI berbasis kecerdasan spiritual yang relevan dengan kebutuhan pendidikan kontemporer serta memberikan kontribusi teoritis dan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran PAI di sekolah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Al-Ghazali. (2019). Ihya’ Ulumuddin. Darul Kutub.
As’ad, M. (2023). Penguatan Kontrol Diri dalam Pendidikan Islam Era Disrupsi. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 11(1), 45–57.
Emmons, R. A. (2000). Spirituality and Intelligence: Problems and Prospects. The International Journal for the Psychology of Religion, 10(1), 3–26.
Farihah, N. (2022). Internalization of Moral Values in Islamic Education Through Character-Based Pedagogy. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(2), 101–115.
Hasanah, S. (2022). Pendidikan Karakter di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 112–123.
Munir, A. (2021). Reorientasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai. Jurnal Pendidikan Islam dan Humaniora, 9(1), 67–80.
Nasution, M. (2022). Spiritual Intelligence and Islamic Educational Paradigm: A Theoretical Review. Journal of Islamic Civilization Studies, 5(1), 23–39.
Nurhayati, L. (2023). Active and Experiential Learning in Islamic Religious Education: Reconstructing Pedagogical Practices. International Journal of Islamic Learning, 8(1), 55–72.
Rahmadani, T. (2024). Transformasi Metode Pembelajaran PAI di Era Post-Pandemic. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 12(1), 88–103.
Ridwan, M. (2022). Model Pembelajaran PAI dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa. Tarbiyah Journal of Islamic Education, 9(3), 214–229.
Suryadi, H. (2022). Guru sebagai Role Model dalam Pendidikan Akhlak Peserta Didik. Jurnal Studi Pendidikan Islam, 10(2), 92–105.
Suryawan, R. (2023). Krisis Etika Peserta Didik dalam Era Digital: Analisis Psikologi Pendidikan Islam. Jurnal Psiko-Religi, 6(1), 71–89.
Tobroni. (2021). Pendidikan Karakter Berbasis Spiritualitas: Memanusiakan Manusia Melalui Pendidikan. Rajawali Pers.
Wibowo, A., & Amelia, Y. (2024). Empathy Decline Among Digital Natives: A Study in Islamic Educational Contexts. Journal of Character and Islamic Pedagogy, 3(1), 14–29.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Raja Grafindo Persada.
Zohar, D., & Marshall, I. (2000). SQ: Spiritual Intelligence – The Ultimate Intelligence. Bloomsbury.