PENGARUH LIMBAH PRODUKSI PERAK TERHADAP ANATOMI DAN KANDUNGAN FENOLIK SERTA ALKALOID CYPERUS ROTUNDUS L

Main Article Content

Agastyo Pakusadewo Suwardi Raihan Raihan Laurentus Hartanto Nugroho Carissa Averina Leonardi

Abstract

Sektor industri kian mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya zaman. Kotagede merupakan daerah Yogyakarta yang terkenal dengan industri kerajinan peraknya. Masih terdapat permasalahan dalam pembuangan limbah industri perak karena belum semua pengrajin melakukan pengolahan limbah. Tumbuhan berpotensi menjadi agen remediasi yang baik pada tanah yang mengandung logam berat. Pengamatan dilakukan dengan pembuatan preparat batang, daun, dan akar secara embedding dengan parafin. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh limbah perak terhadap pertumbuhan, respon anatomis daun, batang, akar, serta produksi senyawa fenolik maupun alkaloid pada daun dan batang rumput teki dilihat dari perubahan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Hasil yang didapat semakin tinggi konsentrasi limbah maka tingkat rata-rata kerusakan pada jaringan daun, akar, dan tuber secara anatomi semakin tinggi juga. Selain itu konsentrasi limbah perak yang semakin tinggi dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman sampai pada titik tertentu. Beberapa jaringan tanaman pada tuber seperti epidermis, endodermis, exodermis, dan jaringan pembuluh terdapat kandungan metabolit sekunder fenolik dan alkaloid setelah diberi perlakuan limbah. Metabolit tersebut juga terdapat pada jaringan daun, lebih tepatnya terdapat dalam jaringan epidermis, hypodermis, serat sklerenkim, dan jaringan pembuluh.

Article Details

How to Cite
[1]
A. P. Suwardi, R. Raihan, L. H. Nugroho, and C. A. Leonardi, “PENGARUH LIMBAH PRODUKSI PERAK TERHADAP ANATOMI DAN KANDUNGAN FENOLIK SERTA ALKALOID CYPERUS ROTUNDUS L”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 1, pp. 685-693, Jan. 2026.
Section
Artikel

References

Chipeng, F.K., Hermans, C., Colinet, G., Faucon, M.P., Ngongo, M., Meerts, P. and Verbruggen, N., 2010. Copper tolerance in the cuprophyte Haumaniastrum katangense (S. Moore) PA Duvign. & Plancke. Plant and Soil, 328, pp.235-244.
Handayanto, E., Nuraini, Y., Muddarisna, N., Syam, N. & Fiqri, A. 2017. Fitoremediasi dan Phytomining Logam Berat Pencemar Tanah. UB Press: Malang. Halaman 15-25.
Hopkins, W.G. 1999. Introduction to Plant Physiology. Toronto: John Wiley and Sons, Inc.
Lange, B., Pourret, O., Meerts, P., Jitaru, P., Cancès, B., Grison, C. and Faucon, M.P., 2016. Copper and cobalt mobility in soil and accumulation in a metallophyte as influenced by experimental manipulation of soil chemical factors. Chemosphere, 146, pp.75-84.
Lasat, M. M. 2003. The Use of Plants for the Removal of Toxic Metals from Contaminated Soil. American Association for the Advancement of Science Environmental Science and Engineering Fellow.
Moreno-Garrido, I., Pérez, S. and Blasco, J., 2015. Toxicity of silver and gold nanoparticles on marine microalgae. Marine environmental research, 111, pp.60-73.
Ranti, M.A.D., Suryani, N.N. and Budiasa, I.K.M., 2017. Pengaruh Pemberian Kadar Air Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Produksi Hijauan Tanaman Indigofera Zollingeriana. Jurnal Peternakan Tropika, 5(1).
Ratte, H.T., 1999. Bioaccumulation and toxicity of silver compounds: a review. Environmental Toxicology and Chemistry: An International Journal, 18(1), pp.89-108.
Riskitavani, D.V. and Purwani, K.I., 2013. Studi potensi bioherbisida ekstrak daun
ketapang (Terminalia catappa) terhadap gulma rumput teki (Cyperus rotundus). Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(2), pp.E59-E63.
Seregin, I.V. and Kozhevnikova, A.D., 2008. Roles of root and shoot tissues in transport and accumulation of cadmium, lead, nickel, and strontium. Russian Journal of Plant Physiology, 55, pp.1-22.
Shahid, M., Dumat, C., Khalid, S., Schreck, E., Xiong, T & Niazi, N. K. 2016. Foliar Heavy Metal Uptake, Toxicity and Detoxification in Plants: A Comparison of Foliar and Root Metal Uptake. Jurnal of Hazardous Materials. 325(2017): 36-58.
Siahaan, B.C., Utami, S.R. and Handayanto, E., 2014. Fitoremediasi tanah tercemar merkuri menggunakan Lindernia crustacea, Digitaria radicosaa, dan Cyperus rotundus serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 1(2), pp.35- 51.