MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS DAS SEIN DAN DAS SOLLEN DI ERA SOCIETY 5.0
Main Article Content
Abstract
Perkembangan era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam untuk melakukan transformasi manajemen pengembangan kurikulum yang tidak hanya adaptif terhadap kemajuan teknologi, tetapi juga tetap berorientasi pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Namun, dalam praktiknya, manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Islam masih menghadapi berbagai persoalan, seperti dominasi pendekatan administratif, keterbatasan literasi digital pendidik, serta lemahnya integrasi antara nilai Islam dan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Islam melalui perspektif Das Sein dan Das Sollen di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan manajemen kurikulum, pendidikan Islam, dan Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara Das Sein, manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Islam belum sepenuhnya responsif terhadap tuntutan era Society 5.0. Sementara itu, secara Das Sollen, pengembangan kurikulum Pendidikan Islam idealnya dikelola secara profesional, integratif, dan humanistik, dengan memadukan nilai-nilai Islam, teknologi, dan penguatan kompetensi peserta didik. Artikel ini merekomendasikan penguatan pendekatan manajerial dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam guna menjembatani kesenjangan antara realitas dan idealitas pendidikan Islam di era Society 5.0.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dakir. H. (2004). Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum, Jakarta : PT. Rineka Cipta, h. 15-17.
H.A.R. Tilaar. (2012). Kebijakan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta, h. 58.
Hitachi-U Tokyo Laboratory. (2020). Society 5.0: A People-Centric Super Smart Society. Tokyo: Springer, h. 3.
Mayumi Fukuyama. (2018). Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society, 2, h. 47–50.
Muhaimin. (2017). Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya, h. 102.
Munir, M. Sulhan, M. & Fitriyah, F. (2015). Model Pengembangan Kurikulum Manajemen : Studi Pada Kurikulum Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Singapore Institute of Management (SIM, Singapore) dan School of Management (SOM) Pada Universiti Sains Malaysia (USM), Penang Malaysia. Research Report. Faculty of Economics. (Unpublished), h. 1.
Nana Syaodih Sukmadinata. (2019). Kurikulum: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya, h. 113.
S. Nasution. (2016). Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara, h. 84
Syamsul Bahri. (2022). ‘Konsep Pembelajaran PAI Di Era Society 5.0’, Jurnal Edupedia, 6.2, h. 133–45.
Oemar Hamalik. (2017). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum, Bandung: Remaja Rosdakarya, h. 34-67.
Zakariya, M. F. I. K. Bakri, M. & Hidayatullah. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sma Islam Sabilurrosyad Gasek, VICRATINA’, Jurnal Pendidikan Islam, 6(3), h. 53.