IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN

Main Article Content

Elien Herdianty Yesi Oktsari Rani Ramadina Sintia Dewi Muli Prima Aldi M Tika Widiyan Rahmadanni Pohan

Abstract

Supervisi klinis adalah cara untuk membimbing guru agar terus berkembang dan meningkatkan profesionalismenya dalam rangka meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik pembelajaran yang belum optimal serta perlunya peran supervisor dalam membantu guru memperbaiki kinerja pembelajaran secara berkelanjutan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan konsep supervisi klinis, tahapan implementasinya, peran supervisor, serta dampaknya terhadap mutu pengelolaan pendidikan. Pembahasan mencakup tahapan supervisi klinis yang meliputi perencanaan, pelaksanaan observasi pembelajaran, analisis hasil observasi, dan pemberian umpan balik sebagai dasar tindak lanjut perbaikan pembelajaran. Selain itu, diuraikan pula peran supervisor dalam membangun hubungan kerja yang profesional dan mendukung pengembangan kompetensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan supervisi klinis secara terencana dan berkesinambungan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan. Dengan demikian, supervisi klinis dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan efektif dalam upaya peningkatan mutu pengelolaan pendidikan secara menyeluruh.

Article Details

How to Cite
[1]
E. Herdianty, “IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 900-910, May 2026.
Section
Artikel

References

Daryanto, Administrasi Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2011.
Murip Yahya, Profesi Tenaga Kependidikan, Bandung: Pustaka Setia, 2013.
Acheson, K. A., & Gall, M. D., Clinical Supervision and Teacher Development, New York: Longman, 2003.
Mardiana, “Supervisi Klinis dalam Peningkatan Profesionalisme Guru,” Jurnal Pendidikan, Vol. X, No. 2, 2016.
Agus Wahyudin, “Penerapan Supervisi klinis dalam meningkatkan kompetensi pedagogic dan profesionalitas guru”.Jurnal Pendidikan dan pemikiran keagamaan ,Vol 22 ,No 1,(2021),hlm 31.
Hartati. (2019). Implementasi Supervisi Klinis Dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Man 2 Bone. Jurnal Al-Qayyimah,2(1): 97-112.
Mardiana, Yeni. (2016). EFEKTIFITAS SUPERVISI KLINIS KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSIPROFESIONAL GURU. An-Nizom,295-306.
Suaidinmata'h. (2010). SUPERVISI KLINIS:Konsep Dasar dan Prosedur Pelaksanaannya. TECHNOLOGY BASED EDUCATION, 9 Mei. Jurnal Kependidikan, Vol. 11 No.2 (2017),20 Juni 2019,hal 144-157.
M.L. Cogan, Clinical Supervision, (Boston: Honghton Miffin, 1973), hlm.60-61.
JT. Mosher and D.E. Purpel, Supervision; The Reluctant Profession (Boston: Honghton Mifflin, 1972), hlm. 23.
P.F. Oliva, Supervision for Today’s School (New York: Longman, 1984), hlm. 67
Pidarta, Pemikiran tentang Supervisi, hlm. 252.
Proses pertemuan awal (preconference) dalam supervisi klinis merupakan proses pertama. Pertemuan awal ini dilakukan sebelum melaksanakan pengamatan pembelajaran di kelas, sehingga banyak juga para ahli menyebutnya dengan istilah proses pertemuan sebelum pengamatan (preobservation conference).
Sahertian dan Mataheru, Prinsip dan Teknik Supervisi, hlm. 96.
Pidarta, Pemikiran tentang Supervisi, hlm. 253.
Acheson dan Gall, Techniques in the Clinical Supervision, hlm. 73-74
N.A. Flanders, Analyzing Teaching Behavior (Reading MA: Addison Weslly, 1970), hlm. 81
Pidarta, Pemikiran tentang Supervisi, hlm. 253.
Ibrohim Bafadal, Prinsip dan Teknik Supervisi Pendidikan, hlm. 81
Yahya, Murip. Profesi Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Taufik Adji Sasono, Istiqlaliyah, 2021, Peran Supervisor Pendidikan Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam.
Daryanto. (2011). Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.
Mugirah. (2002). Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar.
Siadari, C. (t.t.). Pengertian Kualitas Pembelajaran Menurut Para Ahli. Kumpulan Pengertian. Diambil 23 Januari 2022, dari https://www.kumpulanpengertian.com/2021/07/pengertian-kualitas pembelajaran.html
Nasution, S. (2000). Didaktik Asas-asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Purwaniati, S., Setyorini, T. E., Program, P., Manajemen, S., & Universitas, P. (2023). Volume 2 Nomor 6 Juni 2023 Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam. 2, hlm 2.
Klinis, S., & Inquiri, P. (2019). Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran yang Efektif Melalui Pelaksanaan Supervisi Klinis dengan Mengikuti Alur Pembelajaran Inkuiri. 2(3), hlm 2–3.
Faradiba, S. (2021). Efektifitas Kinerja Pelayanan Sensus Penduduk Berbasis Online Di Badan Pusat Statistik Kota Malang. 2(1). Hlm 2.
Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Mahasiswa – Kiromim Baroroh. Hlm 4.
Setiani, H. (2020). Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Pembelajaran Melalui Teknologi Informasi Dan Kompetensi Guru. Hlm 6.
Anwar, M. S., Ratnasari, D., & Lestari, D. P. (2025). Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya.
Peningkatan Kualitas Pendidikan Pada Abad 21 Di Pendidikan Dasar. 18(1), hlm 2.
Rizky, F., Nitami, S., Wildanah, F., Padang, U. N., Barat, A. T., & Padang, K. (2025). Peran kurikulum merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. 3(6) hlm 1.