MODALITAS SENSORI DAN UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING SEBAGAI ALTERNATIF KONSEP GAYA BELAJAR: IMPLIKASI BAGI IMPLEMENTASI SOCIO-EMOTIONAL LEARNING DI SMP/MTS

Main Article Content

Dessy Pramudiani Mindy Maghfira

Abstract

Konsep gaya belajar telah lama diadopsi dalam praktik pendidikan dengan asumsi bahwa penyesuaian strategi pembelajaran terhadap preferensi belajar individu akan meningkatkan efektivitas belajar siswa. Meskipun populer, berbagai temuan empiris dalam psikologi pendidikan menunjukkan bahwa pendekatan tersebut tidak memiliki dukungan bukti yang konsisten. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual pergeseran dari penggunaan gaya belajar menuju pembelajaran berbasis bukti dengan menempatkan modalitas sensori dan Universal Design for Learning (UDL) sebagai kerangka alternatif yang lebih kuat secara ilmiah. Kajian ini menggunakan metode studi literatur sistematis terhadap artikel review dan meta-analisis yang relevan, dengan fokus pada temuan empiris terkait efektivitas pembelajaran, desain instruksional, dan perkembangan sosio-emosional siswa. Sintesis literatur menunjukkan bahwa penggunaan modalitas sensori yang beragam berkontribusi pada pemrosesan kognitif yang lebih optimal, sementara UDL mendukung keterlibatan dan partisipasi siswa melalui penyediaan berbagai bentuk representasi, ekspresi, dan keterlibatan belajar. Temuan konseptual ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis modalitas sensori dan UDL memiliki relevansi empiris dalam mendukung implementasi Socio-Emotional Learning (SEL), khususnya dalam meningkatkan keterlibatan akademik, regulasi emosi, dan kesejahteraan siswa SMP/MTs. Artikel ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis bukti perlu menjadi landasan utama dalam pengembangan dan pelaksanaan SEL di pendidikan menengah pertama.

Article Details

How to Cite
[1]
D. Pramudiani and M. Maghfira, “MODALITAS SENSORI DAN UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING SEBAGAI ALTERNATIF KONSEP GAYA BELAJAR: IMPLIKASI BAGI IMPLEMENTASI SOCIO-EMOTIONAL LEARNING DI SMP/MTS”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 890-893, May 2026.
Section
Artikel

References

CAST. (2018). Universal Design for Learning Guidelines version 2.2. Wakefield, MA: CAST.
Coffield, F., Moseley, D., Hall, E., & Ecclestone, K. (2004). Learning styles and pedagogy in post-16 learning: A systematic and critical review. London: Learning and Skills Research Centre.
Dunlosky, J., Rawson, K. A., Marsh, E. J., Nathan, M. J., & Willingham, D. T. (2013). Improving students’ learning with effective learning techniques: Promising directions from cognitive and educational psychology. Psychological Science in the Public Interest, 14(1), 4–58. https://doi.org/10.1177/1529100612453266
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. London: Routledge.
Kirschner, P. A. (2017). Stop propagating the learning styles myth. Computers & Education, 106, 166–171. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2016.12.006
Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
OECD. (2018). The future of education and skills: Education 2030. Paris: OECD Publishing.
Pashler, H., McDaniel, M., Rohrer, D., & Bjork, R. (2008). Learning styles: Concepts and evidence. Psychological Science in the Public Interest, 9(3), 105–119. https://doi.org/10.1111/j.1539-6053.2009.01038.x
Pramudiani, D., Andriani, A., & Ulivia, A. (2025). Psikologi belajar. Jakarta: PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Willingham, D. T. (2009). Why don’t students like school? A cognitive scientist answers questions about how the mind works and what it means for the classroom. San Francisco, CA: Jossey-Bass.