PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KEARIFAN LOKAL MARSIPATURE HUTANABE DALAM PERSPEKTIF MODEL MURRAY PRINT DAN ROBERTS S. ZAIS
Main Article Content
Abstract
Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum merupakan strategi penting untuk menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat karakter peserta didik di tengah tantangan globalisasi pendidikan. Salah satu nilai kearifan lokal yang memiliki potensi pedagogis kuat adalah Marsipature Hutanabe, falsafah masyarakat Batak yang menekankan tanggung jawab kolektif, kepedulian sosial, dan kontribusi bersama dalam pembangunan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal Marsipature Hutanabe melalui perspektif model kurikulum Murray Print dan Roberts S. Zais. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional bereputasi yang membahas kurikulum berbasis kearifan lokal serta model pengembangan kurikulum. Artikel yang terpilih dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, konsep utama, dan implikasi teoretis maupun praktis yang relevan dengan pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai Marsipature Hutanabe memiliki kesesuaian yang kuat dengan prinsip kurikulum kontekstual dan pendidikan karakter. Dalam model Murray Print, nilai tersebut dapat diintegrasikan secara sistematis melalui tahapan analisis situasional, perancangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum. Sementara itu, model Roberts S. Zais menempatkan Marsipature Hutanabe sebagai landasan filosofis yang menjiwai tujuan, isi, strategi pembelajaran, dan evaluasi. Sintesis kedua model menghasilkan kerangka konseptual yang integratif antara dimensi prosedural dan nilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum berbasis Marsipature Hutanabe berkontribusi pada penguatan karakter, identitas budaya, dan relevansi pendidikan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darmadi, H. (2019). Pengantar pendidikan era globalisasi. Alfabeta.
Kemendikbud. (2022). Kurikulum Merdeka dan penguatan profil pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Print, M. (1993). Curriculum development and design. Allen & Unwin.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. UNESCO Publishing.
Zais, R. S. (1976). Curriculum: Principles and foundations. Harper & Row.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.