ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DASAR SCARCITY DAN CHOICE PADA MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

Main Article Content

Maria Anita Titu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Ekonomi terhadap konsep dasar scarcity (kelangkaan) dan choice (pilihan). Kedua konsep ini merupakan fondasi utama dalam ilmu ekonomi, yang menekankan pada keterbatasan sumber daya dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas sehingga memaksa adanya pilihan serta menimbulkan biaya peluang (opportunity cost). Namun, dalam praktiknya, mahasiswa kerap mengalami miskonsepsi dalam memahami kedua konsep tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 10 mahasiswa semester I. Data dikumpulkan melalui tes esai dan wawancara semi terstruktur untuk menggali pemahaman konseptual, identifikasi miskonsepsi, serta kemampuan mahasiswa mengaitkan teori dengan kehidupan sehari-hari. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (70%) mampu memahami kelangkaan sebagai keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Pemahaman ini sejalan dengan konsep kelangkaan yang dikemukakan oleh Robbins (1932) serta Samuelson & Nordhaus (2010).”   Namun, masih terdapat 30% mahasiswa yang memaknai kelangkaan sebatas ketiadaan barang di pasaran. Pemahaman mengenai pilihan menunjukkan bahwa 60% mahasiswa menyadari keterkaitan antara kelangkaan dan kebutuhan prioritas, sedangkan 40% masih memandang pilihan hanya sebatas kebebasan individu. Aspek paling lemah adalah pemahaman opportunity cost; hanya 40% mahasiswa yang mampu menjelaskan dengan benar, sementara mayoritas masih menyamakannya dengan kerugian finansial. Pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar ekonomi masih parsial, dengan variasi mulai dari baik, cukup, hingga kurang. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya (Abidin, 2019; Lestari, 2020; Setiawan & Putri, 2021) bahwa miskonsepsi ekonomi dasar masih sering terjadi. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran berbasis masalah, pendekatan kontekstual, serta penguatan konsep biaya peluang agar mahasiswa sebagai calon pendidik ekonomi dapat menguasai landasan teoritis ekonomi secara lebih komprehensif.

Article Details

How to Cite
[1]
M. Titu, “ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DASAR SCARCITY DAN CHOICE PADA MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 83-87, May 2026.
Section
Artikel

References

Abidin, M. (2019). Analisis miskonsepsi mahasiswa dalam memahami konsep ekonomi dasar. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(2), 145–156.
Krugman, P., & Wells, R. (2015). Microeconomics (4th ed.). New York: Worth Publishers.
Lestari, S. (2020). Kesulitan siswa SMA dalam memahami konsep biaya peluang. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 8(1), 23–34.
Mankiw, N. G. (2018). Principles of Economics (8th ed.). Boston: Cengage Learning.
Robbins, L. (1932). An Essay on the Nature and Significance of Economic Science. London: Macmillan.
Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2010). Economics (19th ed.). New York: McGraw-Hill.
Setiawan, R., & Putri, D. A. (2021). Pemahaman mahasiswa terhadap konsep kelangkaan, pilihan, dan efisiensi. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 14(1), 77–89.
Sukirno, S. (2016). Pengantar Teori Mikroekonomi (3rd ed.). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.). Boston: Pearson Addison Wesley.