PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORM ASI DAN TINGKAT LITERASI DIGITAL TERHADAP PRODUKTIVITAS NELAYAN DI WILAYAH SENDANG SIKUCING, KABUPATEN KENDAL
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan tingkat literasi digital terhadap produktivitas nelayan di wilayah Sendang Sikucing, Kabupaten Kendal. Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang bagi nelayan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas aktivitas melaut, mulai dari akses informasi cuaca, harga pasar, hingga pemasaran hasil tangkapan. Namun, tingkat literasi digital nelayan masih menjadi tantangan yang dapat membatasi pemanfaatan teknologi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan populasi nelayan di Sendang Sikucing. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas nelayan, tingkat literasi digital juga berpengaruh signifikan, dan secara simultan keduanya memberikan kontribusi yang positif terhadap peningkatan produktivitas nelayan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kapasitas nelayan melalui pelatihan literasi digital serta penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang memadai.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Jogiyanto H. (2017). Sistem informasi keperilakuan. Andi Offset.
Jogiyanto. (2014). Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur untuk Pengembangan Aplikasi. Yogyakarta: Andi.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2022). Statistik perikanan tangkap Indonesia. KKP RI.
Nasrullah, R. (2016). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Philip Kotler., & Kevin Lane Keller. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNESCO. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills for Indicator 4.4.2. Paris: UNESCO Institute for Statistics.
Wahyuni, S. (2020). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Jurnal Ekonomi Maritim, 12(2), 45–58.
World Bank. (2016). World development report 2016: Digital dividends. World Bank.