PENGEMBANGAN BAHAN AJAR COMPRÉHENSION ÉCRITE A1 BERBASIS TEKS AUTENTIK DAN PENDEKATAN INTERKULTURAL UNTUK SISWA MAS YASPI MEDAN
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar membaca pemahaman bahasa Prancis berbasis platform digital Genially menggunakan teks autentik dan pendekatan antarbudaya untuk siswa sekolah menengah atas kelas sepuluh. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan membatasi prosesnya pada tahap analisis, perancangan, dan pengembangan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui studi dokumentasi terhadap rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan buku teks, serta tinjauan literatur terkait karakteristik siswa era digital. Hasil tahap analisis menunjukkan bahwa dokumen perencanaan dan bahan ajar cetak yang ada saat ini masih didominasi oleh teks buatan yang mengabaikan konteks sosial dan budaya nyata. Sebagai solusi, telah dikembangkan sebuah media pembelajaran interaktif yang terdiri atas lima bagian utama. Media ini menampilkan dokumen autentik berupa menu makanan dan bukti pembayaran, serta fitur interaktif yang menyandingkan budaya kuliner Prancis dengan budaya Indonesia. Berdasarkan uji kelayakan, media pembelajaran ini memperoleh skor validasi sebesar 85% dari ahli materi dan 88% dari ahli media, sehingga pengembangan bahan ajar ini dikategorikan sangat layak untuk digunakan. Penggunaan teks autentik dan penyajian budaya secara berdampingan di platform digital ini terbukti mampu mengatasi kebosanan siswa, memfasilitasi kemandirian belajar, dan meningkatkan kesadaran komunikasi antarbudaya tanpa mengesampingkan identitas lokal pemelajar.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alsadoon, H. (2023). The Impact of Gamification on Student Motivation and Engagement: An Empirical Study. Dirasat: Educational Sciences, 50(2), 386–396.
Bérard, É. (1991). L'approche communicative: théorie et pratiques. Paris: CLE International.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.
Byram, M. (1997). Teaching and Assessing Intercultural Communicative Competence. Multilingual Matters.
Byram, M. (2013). Teaching communicative and intercultural competence. LEND: Lingua e Nuova Didattica, 2, 34–43.
Cabrera-Solano, P. (2022). Game-Based Learning in Higher Education: The Pedagogical Effect of Genially Games in English as a Foreign Language Instruction. International Journal of Educational Methodology, 8(4), 719–729.
Corbett, J. (2022). An Intercultural Approach to English Language Teaching (2nd ed.). Multilingual Matters.
Council of Europe. (2001). Common European Framework of Reference for Languages: Learning, Teaching, Assessment. Cambridge: Cambridge University Press.
Cuq, J.-P. (2003). Dictionnaire de didactique du français langue étrangère et seconde. Paris: CLE International.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Dubois, M., & Laurent, S. (2022). L'approche interculturelle dans l'enseignement du FLE à l'ère numérique : pratiques et perspectives. Revue de Didactique des Langues, 14(2), 88-105.
Handayani, S., Astuti, D. A., & Fitrasih, R. (2025). Pemerolehan Pengetahuan Interkultural Indonesia-Prancis Melalui Permainan. PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis, 8(1), 44–55.
Handayani, S., & Fitrasih, R. (2023). Pédagogie interculturelle à travers des recettes de cuisine. Francisola, 8(2), 61–71.
Hermita, N., Putra, Z. H., Alim, J. A., Wijaya, T. T., Anggoro, S., & Diniya, D. (2022). Elementary Teachers’ Perceptions on Genially Learning Media Using Item Response Theory (IRT). Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 4(1), 1–20.
Huang, L. J. D. (2021). Developing intercultural communicative competence in foreign language classrooms – A study of EFL learners in Taiwan. International Journal of Intercultural Relations, 83, 55–66.
Indriani, L. (2023). Penggunaan Produk Brun Brun Paris Sebagai Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman (Compréhension Écrite) Bahasa Prancis Bagi Siswa Di SMKN 3 Bandarlampung.
Jihad, N., Nasriandi, N., & Jusriati, J. (2023). Building up Students’ Reading Comprehension Through Strategy Using Authentic Materials at Senior High School. IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 11(2), 1031–1039. https://doi.org/10.24256/ideas.v11i2.3721
Kurniawan, H., & Sulistyanto, E. (2023). Efektivitas Platform Genially dalam Mengurangi Beban Kognitif Siswa pada Pembelajaran Digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(1), 34-45.
Matyakubov, A., dkk. (2024). The Impact of Gamified Learning Environments on Student Engagement and Learning Satisfaction in Higher Education. Journal of Digital Learning and Educational Innovation, 12(1), 45-62.
Maulana, A., & Puspita, R. (2024). Interactive Gamification in Reading Comprehension: The Effectiveness of Genially in Language Learning. Journal of Educational Technology and Instruction, 10(2), 112-125.
Prastowo, A. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Pratama, R. A., & Setyowati, L. (2023). Utilizing Authentic Materials to Enhance Intercultural Communicative Competence in Foreign Language Classrooms. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 23(1), 45-56.
Rahmanda Syafitri, T., & Sujannah, W. D. (2024). The Effect of Genially on Students’ Reading Skill. PROJECT (Professional Journal of English Education), 7(2), 334.
Tagliante, C. (2005). L'évaluation et le Cadre européen commun. Paris: CLE International.