PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN SIKAP NASIONALISME

Main Article Content

Sahrudin Pohan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap nasionalisme.  Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan keterpercayaan data yaitu dengan keikutsertaan peneliti langsung ke lokasi penelitian. Untuk mencek keterpercayaan data dimanfaatkan sumber-sumber informasi, metode dan teori, konsisten dalam keseluruhan proses penelitian dan mempertanggung jawabkan data sesuai fokus dan latar belakang masalah. Teknik analisa data yang digunakan yaitu mereduksi data, menyajikan data dan memperifikasi data. Informan penelitian yaitu mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian dipaparkan secara narasi, dengan menggunakan teknik deskriptif. Temuan penelitian: Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran atau mata kuliah yang sudah empat kali mendapat perubahan nama. Pada kurikulum 1962 disebut civics, pada kurikulum 1975 disebut Pendidikan Moral Pancasila (PMP), pada kurikulum 1994 disebut Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan pada tahun 2006 berubah lagi menjadi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Tumbuhnya sikap nasionalisme dapat dipengaruhi oleh lima faktor; (1), pengetahuan sejarah, (2), menghargai kemajemukan atau keberagaman, (3), memahami makna partisipasi dalam kehidupan sosial, (4), memahami makna mematuhi praturan dan dapat berkotribusi positif, dan (5) bangga sebagai bangsa Indonesia.

Article Details

How to Cite
[1]
S. Pohan, “PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN SIKAP NASIONALISME”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 562-568, May 2026.
Section
Artikel

References

Asyari Akhmad, 2019, Nasionalisme, Teori dan Strategi Pembelajaran Kewarganegaraan, Mataram: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram.
Fauzi Imron dan Srikantono, 2013, Pendidikan Kewarganegaraan, Jember: Superior Pusat Studi Pemberdayaan Rakyat dan Transformasi Sosial.
Kohn Hans, 1984, Nasionalisme Arti Dan Sejarahnya, Jakarta: Erlangga.
Moleong, Lexl J, 1999, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja RosdaKarya.
Milles, Haberman, 1992, Analisis Data Kualitatif, Terj. The-tjep Rohani Rohidi, Jakarta: UI Pers.
M. Husin Affan, Hafidh Maksum, 2016, Membangun Kembali Sikap Nasionalisme Bangsa Indonesia Dalam Menangkal Budaya Asing di Era Globalisasi. Jurnal Pesona Dasar: Vol. 3. No 4.
Nasution, S. 1992. Metode Penelitian Naturalistik. Bandung: Tarsito.Tim Sinar Grafika. 2009.
Sukri Badaruddin, 2019, Penanaman Semangat Nasionalisme Pada Siswa. Jurnal. Pemikiran dan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya, Vol. 14. No.1
Winarno, 2007, Pendidikan Kewarganegaraan, Panduan Kuliah Di Perguruan Tinggi, Jakarta: PT. Bumi Aksara.
https://papuapegunungan.kpu.go.id, (Diakses, 22 april 2026).
https://papuapegunungan.kpu.go.id. (Diakses, 24 April 2026).