STILASI AKSARA JAWA STREET ART BIRDPEACE: KAJIAN BUDAYA VISUAL DALAM KURIKULUM SENI

Main Article Content

Maria Christie Wijayanti Faisal Farroz Yunus Dwi Yulianto Syahrul Syah Sinaga Hartono Hartono

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dekonstruksi ortografi Aksara Jawa dalam seni jalanan (street art) kontemporer dan merumuskan relevansi pedagogisnya dalam paradigma Kurikulum Merdeka Seni Rupa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi konseptual yang dipadukan secara deskriptif dengan studi dokumen kurikulum (BSKAP No. 032/H/KR/2024). Objek kajian difokuskan pada tiga karya street art karya kolektif Birdpeace di ruang publik Kota Yogyakarta, yaitu "Omah", "Wani", dan "Pangarepan". Pemilihan ketiga karya ini dilakukan secara purposive karena secara spesifik merepresentasikan variasi tipologi stilasi Aksara Jawa, memuat isu sosial-kultural yang kontras di ruang publik, serta memiliki keterbacaan visual yang tinggi bagi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Birdpeace berhasil mentransformasi anatomi ortografi tradisional (dentawiyanjana) menjadi struktur visual modern tanpa menghilangkan keterbacaannya (legibility), sekaligus menjadikan street art sebagai arena negosiasi budaya dan retensi memori kolektif urban. Simpulan penelitian menegaskan bahwa bentuk visual jalanan ini sangat relevan untuk mengaktualisasikan Elemen Mengalami (Experiencing) dan Merefleksikan (Reflecting) pada Fase E dan F. Kontribusi ilmiah utama penelitian ini terletak pada perumusan model integrasi budaya visual kontemporer ke dalam pembelajaran seni rupa berbasis lingkungan (place-based critical pedagogy), yang memberikan rujukan konseptual bagi pendidik dalam menyusun materi ajar kritik seni yang kontekstual, kritis, dan emansipatif bagi siswa SMA.

Article Details

How to Cite
[1]
M. Wijayanti, F. Farroz, Y. D. Yulianto, S. S. Sinaga, and H. Hartono, “STILASI AKSARA JAWA STREET ART BIRDPEACE: KAJIAN BUDAYA VISUAL DALAM KURIKULUM SENI”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 3, pp. 113-120, Sep. 2026.
Section
Artikel

References

Aprilianti, E. D., Priyanto, W., & Kartinah. (2023). Pengembangan aplikasi Android Sinau Aksara Jawa untuk belajar Aksara Jawa siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2). https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.12821
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 032/H/KR/2024 tentang capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Cartwright, L., & Sturken, M. (2018). Practices of looking: An introduction to visual culture (3rd ed.). Oxford University Press.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. (2022). Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor 423.5/04678 tentang pedoman kurikulum muatan lokal Bahasa Jawa untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.
Eisner, E. W. (2002). The arts and the creation of mind. Yale University Press.
Ivan, I., & Alfian, E. (2018). Perancangan typeface Latin Wicaksana adaptasi dari Aksara Jawa. Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual, 9(2), 53–60. https://doi.org/10.31937/ultimart.v9i2.743
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
Lukmansyah, D. R., & Ratyaningrum, F. (2020). Aksara Jawa sebagai sumber ide penciptaan karya seni batik. Jurnal Seni Rupa, 8(1), 72–79. https://doi.org/10.26740/jsrt.v8n1.p72-79
Mirzoeff, N. (2009). An introduction to visual culture (2nd ed.). Routledge.
Museum Sonobudoyo. (2026). Aksara Jawa dan tradisi tulis di Nusantara: Sejarah dan makna di baliknya. Museum Sonobudoyo. https://sonobudoyo.jogjaprov.go.id/id/tulisan/read/aksara-jawa-dan-tradisi-tulis-di-nusantara:-sejarah-dan-makna-di-baliknya
Pratama, D. R. (2025). Curriculum vitae dan portofolio karya Birdpeace [Dokumen tidak dipublikasikan].
Sari, F. K. (2020). The local wisdom in Javanese thinking culture within Hanacaraka philosophy. Diksi, 28(1), 34–42. https://doi.org/10.21831/diksi.v28i1.31960
Tokuda, E. K., Cesar, R. M., & Silva, C. T. (2019). Quantifying the presence of graffiti in urban environments. 2019 IEEE International Conference on Big Data and Smart Computing (BigComp), 1–4. https://doi.org/10.1109/BIGCOMP.2019.8679113