PENGGUNAAN TRANSPORTASI UMUM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI DAN DISIPLIN PADA ANAK

Main Article Content

Nomin Nomin Muhammad Resky Lusiana Lusiana

Abstract

Pembentukan karakter mandiri dan disiplin pada anak merupakan hal yang penting dalam pendidikan, namun sebagian besar penelitian terdahulu masih berfokus pada aspek makro dan fungsional transportasi seperti efektivitas program angkutan sekolah, pengaruh sistem zonasi, serta dampak ekonomi, tanpa menggali secara mendalam bagaimana penggunaan transportasi umum secara mandiri oleh anak berkontribusi terhadap pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses pembentukan karakter mandiri dan disiplin pada anak melalui penggunaan transportasi umum, khususnya untuk menggali pengalaman langsung anak-anak usia sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas yang menggunakan transportasi umum (KRL) di wilayah JABODETABEK dalam keseharian mereka bepergian ke sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pelaksanaan penelitian dilakukan di wilayah sekitar Jakarta, tepatnya di stasiun KRL Depok. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara kepada 8 anak yang dipilih secara random sampling. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terbiasa menggunakan transportasi umum secara mandiri memiliki karakter mandiri dan disiplin yang lebih unggul dibandingkan teman sebayanya. Mereka menunjukkan kemampuan mengambil keputusan, memecahkan masalah, membantu teman yang kesulitan, memiliki pengendalian emosi yang baik, kepercayaan diri yang tinggi, serta kepekaan sosial yang cukup baik. Pengalaman menggunakan transportasi umum membentuk karakter tersebut melalui pembelajaran langsung, interaksi sosial, serta latihan emosi dan disiplin yang terintegrasi dalam setiap perjalanan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa transportasi umum tidak hanya berfungsi sebagai sarana perpindahan, tetapi juga berperan sebagai media pembelajaran hidup yang efektif dalam membentuk karakter anak.

Article Details

How to Cite
[1]
N. Nomin, M. Resky, and L. Lusiana, “PENGGUNAAN TRANSPORTASI UMUM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI DAN DISIPLIN PADA ANAK”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 3, pp. 410-416, Sep. 2026.
Section
Artikel

References

Agustina, R., & Pratama, Y. (2022). Pengaruh Sistem Zonasi Sekolah Terhadap Kebutuhan Angkutan Sekolah Bagi Pelajar SMA. Rekayasa Hijau: Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, 6(1), 22–33. https://doi.org/10.26760/jrh.v6i1.22-33
Andriansyah. (2015). Manajemen Transportasi Dalam Kajian dan Teori. Jakarta: Pus. Fak. Ilmu Sos. dan Ilmu Polit. Univ. Prof. Dr. Moestopo Beragama.
Baharuddin, B., & Resky, M. (2025). Fostering Students ’ Religious Character Based on the Religious Literacy Program. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 203–224. https://doi.org/10.29240/belajea.v10i1.10867
Berg, P., Rinne, T., Hakala, P., Tuuva-Hongisto, S., & Pesola, A. J. (2022). ” Fiksumpi mennä pyörällä tai autolla”: Lasten ja vanhempien näkemyksiä joukkoliikenteestä kahdessa kaupungissa. Alue Ja Ympäristö, 51(1), 127–146.
Fauziyah, A., Astuti, E. S., Nachroy, F. A., Khanifiiyah, L. L. N., Fatimah, S., Chamidi, A. S., Subkhan, & Aminah, K. (2024). Penguatan Akhlak Disiplin Peserta Didik Melalui Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di SMK Ma’arif 1 Kebumen. Tarbi : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(55), 747–758. www.ejournal.iainu-kebumen.ac.id
Goodman, A., Jones, A., Roberts, H., Steinbach, R., & Green, J. (2014). ‘We can all just get on a bus and go’: rethinking independent mobility in the context of the universal provision of free bus travel to young Londoners. Mobilities, 9(2), 275–293. https://doi.org/10.1080/17450101.2013.782848
Habibi, N. A., Purba, A., & Heriantoi, D. (2019). Studi Karakteristik dan Model Pemilihan Moda Angkutan Mahasiswa Menuju Kampus di Universitas Lampung. JRSDD, 7(1), 123–134.
Jones, A., Steinbach, R., Roberts, H., Goodman, A., & Green, J. (2012). Rethinking passive transport: bus fare exemptions and young people’s wellbeing. Health \& Place, 18(3), 605–612.
Kurniawan, & Indra, N. (2024). Pengaruh Jam Kerja dan Kompensasi terhadap Kepuasan Karyawan pada UP Angkutan Sekolah Dishub Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Bintang Manajemen, 2(3), 52–66. https://doi.org/10.55606/jubima.v2i3.3261
Larsson, K., Anund, A., & Pettigrew, S. (2023). Autonomous shuttles contribution to independent mobility for children--a qualitative pilot study. Journal of Urban Mobility, 4, 100058.
Nova, D. D. R., & Widiastuti, N. (2019). Pembentukan Karakter Mandiri Anak melalui Kegiatan Naik Transportasi Umum. Jurnal Comm-Edu, 2(2), 113–118.
Pesola, A. J., Hakala, P., Berg, P., Ramezani, S., Villanueva, K., Tuuva-Hongisto, S., Ronkainen, J., & Laatikainen, T. E. (2020). Does free public transit increase physical activity and independent mobility in children? Study protocol for comparing children’s activity between two Finnish towns with and without free public transit. BMC Public Health, 20(1), 342.
Rahmiyanti, H. Y. (2017). Pendidikan Karakter melalui Mata Pelajaran Pengembangan Diri dan Budaya Sekolah Berbasis Keislaman. JURNAL TRANSFORMATIF (, 1(1), 105–117.https://doi.org/https://doi.org/10.23971/tf.v1i1.664
Saiful, S., Yusliani, H., Rosnidarwati, R., & others. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter: Perspektif Al-Ghazali \& Thomas Lickona Di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Meunara Baro Kabupaten Aceh Besar. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01), 723–730. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.1900
Saifullah. (2021). Hubungan Pembiasaan Literasi Keagamaan dan Disiplin Belajar dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam: TSIQOH, 1(1), 72–81. www.jurnaltsiqoh.my.id TSIQOH
Sebastian, D., Cahyaningrum, P. I., & Sunandar, A. (2020). Pemberdayaan Angkutan Umum Sebagai Angkutan. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Pemberdayaan, 11(1), 34–43. https://doi.org/10.55511/jpsttd.v11i1.546
Setiawan, F. M. S. F. (2025). Efektivitas Program Bus Sekolah Oleh Dinas Perhubungan Dalam Menunjang Transportasi Umum Di Kota Denpasar. 2(3), 1–14.
Subastian, D., Christin, G. N., & Subarto. (2021). Karakteristik Pemilihan Moda Angkutan Perkotaan. 12(2), 11–24.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Manajemen (26th ed.). Bandung: Alfabeta.
Suharyat, Y., Resky, M., Ajizah, V. N., Fatmala, S., & Rosyidha, A. (2023). Implementation of Islamic Educational Values In The Book of Tarikh Khulafa’. Paradigma, 20(2), 205–212.https://doi.org/10.33558/paradigma.v20i2.6988
Surapaneni, C., LaMaster, L., & Miller, T. (2026). Building Transit Confidence: A Nonprofit Summer Camp’s Approach to Youth Transportation Literacy in Austin. Health Promotion Practice, 1(1), 15248399251411324.
Ulfatiyana, M., & Parwiyanto, H. (2020). Difusi Inovasi Pelayanan Program Angkutan Sekolah Gratis di Kota Madiun. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 11(2), 129–133. https://dx.doi.org/10.31506/jap.v11i2.9323
Wahyuddin. (2020). Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Islam. Alauddin University Press: Samata.
Za, Z. (2024). Efektivitas Pelayanan Angkutan Bus Sekolah yang Dikelola oleh Badan Usaha Milik Sekolah. Advances in Social Humanities Research, 2(3), 541–551. https://doi.org/10.46799/adv.v2i3.208