IMPLEMENTASI KONSELING TEMAN SEBAYA DALAM MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE DI SMP NEGERI 1 TOMA

Main Article Content

Lusia Rianghati Luaha

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konseling teman sebaya dalam mengurangi kecanduan game online pada siswa di SMP Negeri 1 Toma. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan game online di kalangan remaja yang berdampak pada penurunan prestasi belajar, kurangnya interaksi sosial, serta gangguan pada perkembangan emosional siswa. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang efektif dan mudah diterima oleh siswa, salah satunya melalui konseling teman sebaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang mengalami kecanduan game online serta siswa yang berperan sebagai konselor sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling teman sebaya dapat membantu siswa dalam mengurangi intensitas bermain game online. Hal ini terlihat dari adanya perubahan perilaku siswa, seperti meningkatnya kesadaran akan dampak negatif game online, kemampuan mengontrol waktu bermain, serta meningkatnya interaksi sosial dengan teman dan lingkungan sekolah. Selain itu, pendekatan teman sebaya dinilai lebih efektif karena adanya rasa saling percaya, keterbukaan, dan kedekatan emosional antar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konseling teman sebaya merupakan salah satu strategi yang efektif dalam mengurangi kecanduan game online di kalangan siswa SMP. Oleh karena itu, disarankan agar pihak sekolah, khususnya guru bimbingan dan konseling, dapat mengembangkan dan mengoptimalkan program konseling teman sebaya sebagai upaya preventif dan kuratif dalam mengatasi permasalahan siswa.

Article Details

How to Cite
[1]
L. R. Luaha, “IMPLEMENTASI KONSELING TEMAN SEBAYA DALAM MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE DI SMP NEGERI 1 TOMA”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 1039-1042, May 2026.
Section
Artikel

References

Corey, G. (2013). Teori dan Praktik Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama.
Hurlock, E. B. (2003). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Prayitno. (2004). Layanan Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tohirin. (2013). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Rajawali Pers.
Yusuf, S. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Young, K. S. (2009). Internet Addiction: A Handbook and Guide to Evaluation and Treatment. New York: Wiley.
Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2012). Internet Gaming Addiction: A Systematic Review of Empirical Research. International Journal of Mental Health and Addiction.
Gladding, S. 2012. Konseling Profesi Yang Menyeluruh. Cetakan I. Edisi Ke Enam. Jakarta: Indeks.
Suwarjo. 2008. Pedoman Konseling Teman Sebaya Untuk Pengembangan Resiliensi. Makalah disajikan Seminar Pengembangan Ilmu Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.