VALIDITAS MODUL AJAR PBL TERINTEGRASI DIGITAL UNTUK PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP

Main Article Content

Jenifer Ahmad Ulfiana Djunaid Suleman Suleman Moh.Zainal Abd. Malik Nolmi Karim Fidya Patila

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran IPA, tetapi perangkat pembelajaran belum selalu memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi masalah, melakukan penyelidikan, merumuskan solusi, dan mengevaluasi hasil secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas modul ajar berbasis Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi digital untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Validasi dilakukan oleh dua validator, yaitu ahli materi IPA dan ahli media pembelajaran digital, menggunakan lembar validasi skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan persentase skor terhadap skor maksimum. Hasil menunjukkan validitas ahli materi sebesar 90,59%, ahli media 88,75%, dan validitas gabungan 89,70% dengan kategori sangat valid. Kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran memperoleh 95,00%, sintaks PBL 92,00%, kelayakan bahasa 87,50%, desain tampilan dan tipografi 90,00%, serta integrasi media digital 87,50%. Dengan demikian, modul ajar dinyatakan sangat valid dan layak secara teoritis untuk dilanjutkan ke uji praktikalitas dan efektivitas.

Article Details

How to Cite
[1]
J. Ahmad, U. Djunaid, S. Suleman, M. A. Malik, N. Karim, and F. Patila, “VALIDITAS MODUL AJAR PBL TERINTEGRASI DIGITAL UNTUK PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 2, pp. 1063-1072, May 2026.
Section
Artikel

References

Adiastuti, N., Nisa, Z. K., & Sageta, R. (2025). Statistics learning innovation through contextual numeration of literacy e-module. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 12(3), 353–365. https://doi.org/10.21831/jitp.v12i3.87935
Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Bannang, A., Uloli, R., & Abdjul, T. (2023). Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan inkuiri pada materi fluida statis. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(1), 749-760. https://doi.org/10.37905/aksara.9.1.749-760.2023
Fitriani, A., Ramli, M., & Suciati, S. (2022). Pengaruh model problem-based learning terintegrasi digital terhadap keterampilan pemecahan masalah siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 8(2), 145-156.
Hajar, S., & Fitria, Y. (2022). Efektivitas penggunaan modul digital berbasis model PBL terhadap penguasaan konsep IPA tematik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4480-4488.
Karim, W. A., & Kenta, A. M. (2021). Pembelajaran berbasis masalah dalam mengasah penalaran kritis siswa. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan dan Sains, 4(1), 15-26.
Loyens, S. M. M., van Meerten, J. E., Schaap, L., & Wijnia, L. (2023). Situating higher-order, critical, and critical-analytic thinking in problem- and project-based learning environments: A systematic review. Educational Psychology Review, 35, Article 39. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09757-x
Melyastiti, N. M., Agung, A., & Sudarma, I. K. (2023). E-modul berbasis problem based learning pada mata pelajaran matematika. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 13(1), 45-56.
Nurrita, T., Asyhar, R., & Wibawa, B. (2022). Pengembangan media dan perangkat pembelajaran digital berbasis teknologi di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3), 210-222.
Nusantari, E., & Haryani, S. (2021). Penerapan problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(1), 88-99.
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Pradana, F. A., & Kuswanto, H. (2021). Pengembangan e-modul interaktif berbasis pemecahan masalah untuk meningkatkan HOTS siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 178-190.
Rahmi, A., Suryani, A., & Hasan, M. (2023). Integrasi Problem-Based Learning dan media interaktif untuk mendukung keberhasilan proses pembelajaran IPA. Jurnal Riset Pendidikan IPA, 9(4), 512-520.
Ramdhani, L. I., Arianda, Y. D., Tjalla, A., & Wahyuni, L. D. (2025). Development of instrument for understanding the concept of writing scientific articles for lecturers using the ADDIE model: Empirical validity and reliability. Indonesian Journal of Educational Development (IJED), 5(4), 429–443. https://doi.org/10.59672/ijed.v5i4.4324
Saputri, S. E., Pasaribu, F. T., & Trianggono, M. (2025). Efektivitas modul pembelajaran interaktif berbasis PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 9(1), 12-23.
Suastika, I. K., Zubaidah, S., & Mahanal, S. (2022). Analisis keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Biologi, 14(1), 45-55.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian & pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.
Varadarajan, S., & Ladage, S. (2024). Problem-based learning (PBL): A literature review of theory and practice in undergraduate chemistry laboratories. Journal of Chemical Education, 101(8), 3027–3038. https://doi.org/10.1021/acs.jchemed.3c01335
Wati, D. R., Zulfiati, H. M., & Hermawan, D. (2024). Efektivitas model problem based learning berbasis media digital untuk meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 97-103.
Widada, W., Herawaty, D., & Lubis, A. N. (2023). Desain modul ajar digital interaktif Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan penalaran matematis dan pemecahan masalah. Jurnal Pendidikan Matematika Kreatif, 14(2), 115-128.
Yulianti, D., & Sarwi, S. (2023). Kebijakan Kurikulum Merdeka dan implementasi bahan ajar digital berbasis PBL pada pembelajaran IPA. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 11(1), 25-36