PENGARUH KUANTITAS DAN KUALITAS TENAGA KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA

Main Article Content

Rika Apripan Jefri Marzal H. Rayandra Asyhar Ervan Johan Wicaksana

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, terutama akibat keterlambatan deteksi dini. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pencegahan melalui edukasi, promosi kesehatan, dan deteksi dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan terhadap upaya pencegahan kanker payudara, termasuk perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS). Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 19 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan antara 2010–2025, diperoleh dari database Google Scholar, PubMed, PMC, WHO, dan arXiv. Data dianalisis secara naratif menggunakan teknik content analysis, comparative analysis, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas tenaga kesehatan memengaruhi akses masyarakat terhadap edukasi dan layanan deteksi dini, distribusi tenaga kesehatan yang merata meningkatkan cakupan promosi kesehatan, sedangkan keterbatasan jumlah dan distribusi menyebabkan rendahnya pengetahuan dan keterlambatan diagnosis. Kualitas tenaga kesehatan, yang mencakup kompetensi, kemampuan edukasi, dan komunikasi, secara signifikan meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan partisipasi masyarakat dalam deteksi dini. Penyuluhan yang menggunakan demonstrasi praktik SADARI, media audiovisual, buku saku, dan pelatihan langsung terbukti lebih efektif daripada ceramah konvensional. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi kuantitas yang memadai dan kualitas tenaga kesehatan yang tinggi menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program pencegahan kanker payudara, serta menjadi dasar penguatan kebijakan, pelatihan tenaga kesehatan, dan strategi promosi kesehatan masyarakat.

Article Details

How to Cite
[1]
R. Apripan, J. Marzal, H. R. Asyhar, and E. J. Wicaksana, “PENGARUH KUANTITAS DAN KUALITAS TENAGA KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 14, no. 3, pp. 730-736, Sep. 2026.
Section
Artikel

References

Anggraini, Y., Febrianti, S. H., & kolega. (2023). Breast Self-Examination Practice and Its Determinants among Women in Indonesia: A Systematic Review, Meta-Analysis, and Meta-Regression. Diagnostics, 13(15), 2577.
Booth, A., Sutton, A., & Papaioannou, D. (2016). Systematic Approaches to a Successful Literature Review. Sage.
Bou Nassif, A., Talib, M.A., Nasir, Q., Afadar, Y. & Elgendy, O., 2022. Breast cancer detection using artificial intelligence techniques: A systematic literature review. arXiv, [online] Available at: https://arxiv.org/abs/2203.04308 [Accessed 20 July 2025].
Canbulat, N. & Uzun, O., 2007. Health beliefs and breast self-examination practices among female health workers in Turkey. European Journal of Oncology Nursing, 12(2), pp.148–156.
Cassidy, T., Miller, J. & Roberts, A., 2025. Benefits of breast self-examinations for medically underserved populations: A systematic review. Journal of Preventive Medicine, 18(1), pp.44–58.
Hayati, S., Wahyuni, D. & Kusumawati, E., 2023. Pencegahan kanker payudara melalui SADARI dan SADANIS pada wanita usia subur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(2), pp.112–120.
International Agency for Research on Cancer. (2024). Global Cancer Observatory: Cancer Today — Indonesia Fact Sheet, GLOBOCAN 2022. Lyon: IARC.
International Agency for Research on Cancer. (2025). Breast cancer cases and deaths are projected to rise globally. IARC Press Release No. 361.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Cegah Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Kemenkes Targetkan Turunkan Kematian Kanker Payudara 2,5% per Tahun Melalui RAN 2025–2034.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Unit Pelayanan Kesehatan. (2024). Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS.
Khiyali, Z., Aliyan, F., Kashfi, S.H. & Mansourian, M., 2017. Educational intervention on breast self-examination behavior in women referred to health centers: Application of Health Belief Model. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 18(10), pp.2833–2838.
Mahar, R., Johnson, L. & Williams, P., 2026. Educational interventions on breast self-examination practice: A systematic review and meta-analysis. International Journal of Nursing Studies, 74(1), pp.88–102.
Mengist, W., Soromessa, T., & Legese, G. (2019). Method for conducting systematic literature review and meta-analysis for environmental science research. MethodsX, 7, 100777.
Mufida, N., Sari, D. & Rahmawati, A., 2024. Hubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang deteksi dini kanker payudara. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), pp.23–31.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. Journal of Clinical Epidemiology, 134, 178–189.
Rahayuwati, L., Ibrahim, K. & Komariah, M., 2020. Pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker dan menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Media Karya Kesehatan, 3(2), pp.155–164.
Rayanti, I.D.A.M., 2021. Hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan perilaku SADARI pada remaja putri. Repository ITEKES Bali, [pdf] Available at: https://repository.itekes-bali.ac.id/medias/journal/2021_I_DEWA_AYU_MEY_RAYANTI_A_17C10022.pdf [Accessed 20 Juni 2026].
Rosenstock, I.M., Strecher, V.J. & Becker, M.H., 1988. Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), pp.175–183.
Sandi, N., Rindu, R. & Pangestu, J., 2024. Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), pp.34–42.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
World Health Organization. (2020). Global strategy on human resources for health: Workforce 2030.